Nasional
Beranda » Prabowo Lantik Hanif Faisol Jadi Wamenko Pangan, Jumhur Hidayat Isi Kursi Menteri LH

Prabowo Lantik Hanif Faisol Jadi Wamenko Pangan, Jumhur Hidayat Isi Kursi Menteri LH

Suasana pelantikan sejumlah pejabat negara di Istana Negara, Senin (27/4/2026).

Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Hanif Faisol Nurofiq sebagai Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan dalam sebuah prosesi di Istana Negara, Senin (27/4/2026).

Pelantikan tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 51/P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan menteri serta wakil menteri negara dalam Kabinet Merah Putih periode 2024–2029.

Usai pembacaan Keppres, Presiden Prabowo memimpin pengucapan sumpah jabatan yang diikuti Hanif dan sejumlah pejabat lain yang dilantik. Dalam sumpahnya, para pejabat berkomitmen untuk setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan menjunjung tinggi etika jabatan.

“Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada UUD Negara RI Tahun 1945 serta akan menjalankan peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya,” ucap Presiden Prabowo, yang kemudian diikuti oleh para pejabat yang dilantik.

Seiring dengan penunjukan tersebut, posisi Menteri Lingkungan Hidup yang sebelumnya dijabat Hanif kini diisi oleh Muhammad Jumhur Hidayat, tokoh buruh yang dikenal luas dalam gerakan ketenagakerjaan nasional.

Presma UIN Ar-Raniry Tantang Prabowo Turun Langsung ke Aceh Tanpa Protokol, Klaim Nol Pengungsi Dinilai Tak Sesuai Fakta

Selain Hanif dan Jumhur, Presiden juga melantik sejumlah pejabat strategis lainnya. Muhammad Qodari ditunjuk sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Kepresidenan, Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, serta Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia.

Sebelum dilantik sebagai Wamenko Pangan, Hanif Faisol menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup. Ia dikenal sebagai birokrat yang memiliki rekam jejak panjang di bidang lingkungan, termasuk perannya dalam inisiatif Revolusi Hijau di era Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor.

Pria kelahiran Bojonegoro tersebut juga pernah menerima penghargaan kenaikan pangkat luar biasa pada 2019 sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya dalam menjaga kelestarian lingkungan. Sebelum menjabat sebagai menteri, Hanif mengemban tugas sebagai Direktur Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Pelantikan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas sektor, khususnya dalam upaya pemerintah meningkatkan ketahanan pangan nasional serta menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.***

Presiden Prabowo: Rakyat Indonesia Harus Bersiap Hadapi Kesulitan Akibat Perang di Timur Tengah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement