Skip to content
Logo
IG
HOME ACEH NASIONAL DUNIA POLITIK HUKUM OLAHRAGA BOLA PENDIDIKAN EKONOMI OPINI
LAINNYA ▾
KRIMINAL BUDAYA KESEHATAN WISATA EDITORIAL

Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Sungai Ara Kundo, Diduga Terseret Arus Saat Memancing

Posted on April 21, 2026 by admin
Petugas gabungan TNI-Polri bersama warga mengevakuasi jasad seorang pria yang ditemukan mengapung di aliran Sungai Ara Kundo, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, Selasa (21/4/2026).

ACEH UTARA – Warga Gampong Leubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara digemparkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang mengapung di aliran Sungai Ara Kundo, Selasa (21/4/2026).

Korban diketahui bernama Mirza Fahreza bin Mursal Zuhri (27), warga Desa Lintang, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah.

Baca juga: KPK Banding Vonis Abdul Wahid Cs yang Dinilai Rendah

Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto melalui Kapolsek Langkahan Iptu Edy menjelaskan, penemuan mayat tersebut berawal dari dua saksi, yakni Sutian Bin Husen (40) dan Jiki Bin Rasyidin (26), yang saat itu tengah menyeberangi sungai untuk mengantarkan pekerja ke kebun PT Kurnia di Desa Rantau Panjang, Gampong Pante Labu.

“Setibanya di lokasi penyeberangan, saksi melihat sesosok mayat mengapung di aliran sungai. Mereka kemudian berinisiatif mengevakuasi korban dengan menggunakan tali yang diikatkan ke sampan,” ujar Iptu Edy.

Baca juga: Gempa M 7,7 Guncang Filipina, Tsunami Terjang 9 Wilayah Indonesia dan Rusak Puluhan Bangunan di Sulut

Setelah berhasil dievakuasi, korban dibawa ke area bawah bekas jembatan apung di Dusun Tanah Merah. Para saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada imam setempat dan perangkat desa untuk ditindaklanjuti.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban sebelumnya dilaporkan pergi dari rumah pada Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 08.00 WIB untuk memancing di wilayah Desa Linge, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah.

Baca juga: Breaking News: Harga BBM Nonsubsidi Naik Tajam, Pertamax Sentuh Rp16.250 per Liter

“Korban diduga memancing menggunakan sampan, kemudian terbawa arus sungai hingga akhirnya ditemukan di wilayah Langkahan,” jelasnya.

Pihak kepolisian bersama aparat desa setempat kemudian melakukan penanganan awal dan mengevakuasi jasad korban ke Puskesmas Langkahan untuk dilakukan visum et repertum serta proses identifikasi oleh Tim Inafis Satreskrim Polres Aceh Utara.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Tidak ditemukan bekas luka atau memar akibat benda tumpul. Namun, hasil visum masih dalam proses pemeriksaan di Puskesmas Langkahan,” pungkas Iptu Edy.

Pihak kepolisian masih menunggu hasil visum untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.***

Komentar Batalkan balasan

BERITA TERKAIT

Warga Gampong Cempeudak Berbagi Kasih Melalui Program Santunan Rutin untuk Anak Yatim

ACEH

Polres Aceh Utara Laksanakan Sertijab, Kasat Intelkam dan Narkoba Dapat Pemimpin Baru

BERITA

Ketua Komisi I DPRK Aceh Utara Protes Kebijakan Wali Kota Lhokseumawe soal PPPK

ACEH

Berita Populer

Aceh World Time Logo
PORTAL BERITA TERDEPAN

Baca Berita Terkini & Terpercaya

Informasi akurat & transparan seputar Aceh & Nasional.

Kunjungi Website
INSTAGRAM OFFICIAL

Jangan Lewatkan Update Visual Menarik!

Follow @acehworldtimenews untuk berita harian tercepat.

Follow Instagram
AKSES BERITA 24 JAM

Kabar Terkini Dalam Genggaman Anda

Cepat, tajam, dan up-to-date setiap saat.

Baca Sekarang
©2026 Aceh World Time | Design: Newspaperly WordPress Theme
Aceh World Time Logo
Redaksi | Tentang kami | Pedoman Media Siber
Copyright © 2026 AWT