Aceh
Beranda » Bangkit Pesat! Aceh Terbaik di Sumatera, Raih Peringkat 7 Nasional Indeks Demokrasi

Bangkit Pesat! Aceh Terbaik di Sumatera, Raih Peringkat 7 Nasional Indeks Demokrasi

Foto Ilustrasi AI

BANDA ACEH – Berdasarkan data resmi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) dalam Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) tahun 2025, Aceh resmi tercatat sebagai provinsi dengan nilai indeks demokrasi tertinggi di wilayah Pulau Sumatera. Secara nasional, provinsi ini menempati peringkat ke-7 dengan capaian skor yang cukup tinggi, bahkan melampaui angka rata-rata nasional.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh, Munawar, menyampaikan kabar gembira ini dan menilai capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa ruang dan iklim demokrasi di Tanah Rencong terus tumbuh dan berkembang secara sehat, terbuka, dan bertanggung jawab. Menurutnya, keberhasilan ini adalah buah kerja sama dan kolaborasi seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, lembaga terkait, hingga partisipasi aktif masyarakat luas.

“Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS), Aceh memperoleh skor 83,43 poin dan menempati peringkat ke-7 nasional, sekaligus menjadi provinsi nilai IDI tertinggi di pulau Sumatera,” ungkap Munawar di Banda Aceh, Sabtu (9/5/2026).

Ia menjelaskan, kualitas demokrasi yang semakin membaik ini tidak terlepas dari beberapa faktor utama. Salah satu kunci keberhasilan adalah sikap keterbukaan yang ditunjukkan oleh pemerintah daerah dalam menjalankan pemerintahan, didukung antusiasme serta partisipasi tinggi masyarakat dalam setiap proses demokrasi dan pembangunan.

“Alhamdulillah, capaian ini menunjukkan bahwa demokrasi di Aceh berjalan semakin baik. Partisipasi masyarakat, keterbukaan pemerintah, serta kerja sama semua pihak menjadi faktor penting dalam peningkatan ini,” tambahnya.

Kritik Menguat, Pergub JKA Dinilai Batasi Akses Kesehatan Rakyat Aceh

IDI sendiri merupakan alat ukur tingkat kualitas demokrasi di suatu daerah yang dinilai melalui tiga aspek utama, yaitu kebebasan sipil, kesetaraan, serta kapasitas lembaga demokrasi. Pada penilaian tahun 2025, Aceh mencetak angka yang sangat baik di ketiga indikator tersebut. Rinciannya, skor aspek kebebasan mencapai 86,96 poin, aspek kesetaraan 80,87 poin, dan aspek kapasitas lembaga demokrasi berada di angka 83,02 poin.

Peningkatan ini tercatat sangat signifikan jika dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya. Pada tahun 2024, skor IDI Aceh masih berada di angka 75,80 poin. Dalam kurun satu tahun, angka tersebut melonjak tajam menjadi 83,43 poin pada tahun 2025, angka yang jauh di atas rata-rata nasional yang hanya mencapai 78,19 poin. Lonjakan ini sekaligus menjadi tanda pemulihan dan kemajuan pesat setelah sempat mengalami penurunan di tahun-tahun sebelumnya.

Meskipun sudah menorehkan prestasi membanggakan sebagai yang terbaik di Sumatera, Munawar mengakui masih ada sejumlah indikator yang perlu diperkuat dan ditingkatkan lagi kualitasnya. Namun demikian, capaian saat ini menjadi energi dan penyemangat besar bagi Pemerintah Aceh dan masyarakat untuk terus menjaga, memelihara, dan meningkatkan kualitas demokrasi agar tetap berjalan sehat, bermutu, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan rakyat.

“Memang masih ada beberapa indikator yang perlu diperkuat, namun secara umum capaian ini menjadi energi positif bagi Aceh untuk terus menjaga demokrasi berkualitas dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Munawar.***

Soal Tuduhan “Merampok” Dana JKA, Pemprov Aceh: Itu Tidak Pantas dan Fitnah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement