News
Beranda » Kebakaran Hebat di Lhokseumawe, Puluhan Rumah Hangus dan 251 Jiwa Terdampak

Kebakaran Hebat di Lhokseumawe, Puluhan Rumah Hangus dan 251 Jiwa Terdampak

Kondisi lokasi kebakaran hebat yang melanda kawasan Pardede, Gampong Jawa Lama, Kecamatan Banda Sakti, Selasa (5/5/2026).

LHOKSEUMAWE – Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di kawasan Pardede, Gampong Jawa Lama, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, pada Selasa (5/5/2026) siang. Peristiwa tersebut menyebabkan puluhan rumah warga hangus terbakar dan ratusan jiwa terdampak.

Berdasarkan data sementara yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Lhokseumawe sekitar pukul 16.45 WIB, sebanyak 77 unit rumah dilaporkan terbakar. Sementara jumlah warga terdampak mencapai 81 kepala keluarga (KK) atau sekitar 251 jiwa.

Informasi kebakaran dengan cepat menyebar luas di tengah masyarakat. Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi ke langit kota, menarik perhatian warga dari berbagai penjuru. Dalam waktu singkat, lokasi kejadian dipadati masyarakat yang ingin menyaksikan langsung peristiwa tersebut.

Di tengah kepanikan, para korban berupaya menyelamatkan barang-barang berharga dari dalam rumah. Situasi semakin mencekam ketika terdengar dua kali ledakan keras yang diduga berasal dari tabung gas elpiji yang ikut terbakar.

Hingga berita ini diturunkan, petugas pemadam kebakaran masih terus berjibaku memadamkan sisa api yang belum sepenuhnya padam. Proses pendinginan juga dilakukan untuk mencegah api kembali menyala di titik-titik tertentu.

Pemuda Asal Sumut Ditangkap Usai Curi Tas Jamaah Saat Salat di Lhokseumawe

Pelaksana Harian Kepala Pelaksana BPBD Kota Lhokseumawe, Said Bachtiar, menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pendataan lanjutan guna memastikan jumlah pasti kerugian dan dampak yang ditimbulkan.

“Untuk data sementara, ada 77 unit rumah yang terbakar. Namun kami masih terus melakukan pendataan secara akurat,” ujarnya.

Pihak BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta tidak mendekati lokasi kebakaran demi keselamatan, sekaligus memberi ruang bagi petugas dalam menjalankan tugasnya.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement