Skip to content
Logo
IG
HOME ACEH NASIONAL DUNIA POLITIK HUKUM OLAHRAGA BOLA PENDIDIKAN EKONOMI OPINI
LAINNYA ▾
KRIMINAL BUDAYA KESEHATAN WISATA EDITORIAL

Rapat Paripurna Memanas, Rijaluddin Minta Temui Mualem Tanpa Pimpinan DPRA

Posted on April 6, 2026 by admin
Momen Rijaluddin berbicara dengan tegas saat meminta audiensi khusus bersama Gubernur tanpa kehadiran pimpinan, yang sempat membuat suasana rapat menjadi panas

BANDA ACEH – Suasana Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) yang berlangsung Senin (6/4/2026) sempat memanas usai anggota legislatif, Rijaluddin, mengajukan permintaan yang dianggap tidak biasa. Ia meminta agar seluruh anggota dewan bisa bertemu langsung dengan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, tanpa melibatkan pimpinan DPRA.

Permintaan tersebut disampaikan Rijaluddin saat menginterupsi rapat yang agenda utamanya adalah penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025. Saat itu, Ketua DPRA Zulfadli atau yang akrab disapa Abang Samalanga hendak menutup sesi rapat.

Baca juga: RSUD Cut Meutia Aceh Utara Kini Miliki Fasilitas Operasi Jantung, Bupati: Wujudkan Pelayanan Kesehatan Terbaik

Awalnya, Zulfadli meminta agar hal tersebut dibahas di forum lain karena rapat akan segera ditutup dan Gubernur memiliki agenda selanjutnya. Namun, Rijaluddin tetap bersikeras ingin menyampaikan permohonannya saat itu juga.

“Ini khusus untuk gubernur saja, tidak untuk yang lain, ini permohonan kami,” ujar Rijaluddin dengan tegas.

Baca juga: DPW NasDem Aceh Minta DPP Segera Terbitkan SK Kepengurusan Baru

Suasana semakin tegang ketika pimpinan rapat memanggil nama Rijaluddin dengan nada tinggi, menegur interupsi yang dilakukan di saat rapat hampir berakhir. Meski sempat terjadi perdebatan singkat, akhirnya Zulfadli memberikan kesempatan kepada Rijaluddin untuk menyampaikan isi permohonannya.

Dalam kesempatan tersebut, Rijaluddin secara jelas menyampaikan harapannya agar Gubernur Muzakir Manaf bersedia menerima seluruh anggota DPRA dalam pertemuan khusus, namun tanpa kehadiran pimpinan dewan. Ia menilai hal ini penting untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka dan langsung antara eksekutif dan legislatif di tingkat anggota.

Baca juga: Penunjukkan Sekda Aceh: Gen Z Mualem Dukung Gubernur

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Gubernur terkait permintaan tersebut. Namun, pernyataan Rijaluddin ini langsung menjadi sorotan karena dianggap menyentuh mekanisme birokrasi dan hierarki yang berlaku di lingkungan DPRA.***

Komentar Batalkan balasan

BERITA TERKAIT

Soal Tuduhan “Merampok” Dana JKA, Pemprov Aceh: Itu Tidak Pantas dan Fitnah

ACEH

Zulfadli Terancam, 67 Anggota DPR Aceh Galang Mosi Tidak Percaya

ACEH

H. Rifarhan Sampaikan Rasa Terima Kasih kepada Bupati, Ketua DPRK, dan Imum Jon yang Kunjungi Korban Kebakaran di Bayu

ACEH

Berita Populer

Aceh World Time Logo
PORTAL BERITA TERDEPAN

Baca Berita Terkini & Terpercaya

Informasi akurat & transparan seputar Aceh & Nasional.

Kunjungi Website
INSTAGRAM OFFICIAL

Jangan Lewatkan Update Visual Menarik!

Follow @acehworldtimenews untuk berita harian tercepat.

Follow Instagram
AKSES BERITA 24 JAM

Kabar Terkini Dalam Genggaman Anda

Cepat, tajam, dan up-to-date setiap saat.

Baca Sekarang
©2026 Aceh World Time | Design: Newspaperly WordPress Theme
Aceh World Time Logo
Redaksi | Tentang kami | Pedoman Media Siber
Copyright © 2026 AWT