Nasional
Beranda » Menhub Prediksi 9 Juta Orang Mulai Mudik pada 13 Maret

Menhub Prediksi 9 Juta Orang Mulai Mudik pada 13 Maret

Ilustrasi (AI)

JAKARTA – Kementerian Perhubungan memperkirakan sekitar 9 juta masyarakat akan mulai melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026 pada Jumat, 13 Maret. Pergerakan tersebut diprediksi menjadi awal dimulainya arus mudik tahun ini.

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menjelaskan bahwa perkiraan tersebut berasal dari hasil survei Kemenhub mengenai potensi mobilitas masyarakat selama masa mudik. Survei itu juga mempertimbangkan sejumlah skenario pengaturan perjalanan yang kemungkinan diterapkan pemerintah.

Seiring dengan tingginya potensi jumlah pemudik, pemerintah mendorong penerapan kebijakan Work From Anywhere (WFA) menjelang Lebaran. Kebijakan ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas saat puncak arus mudik.

“Kita bisa lihat bahwa pada Jumat, 13 Maret, sudah mulai terjadi pergerakan masyarakat. Awalnya jika tidak diberlakukan WFA, pergerakan diperkirakan sekitar 4,4 juta orang,” ujar Dudy kepada wartawan di The Ritz-Carlton Jakarta, Jumat, 6 Maret 2026.

“Namun setelah kebijakan WFA diterapkan, jumlah tersebut meningkat menjadi hampir 9 juta pergerakan. Artinya ada kenaikan hampir 100 persen,” lanjutnya.

Mualem Tunjuk Pon Yaya Pimpin KPA Wilayah Pase, Gantikan Abu Len

Dudy menambahkan, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 16 hingga 17 Maret 2026. Sementara arus balik diprediksi berlangsung pada 25, 26, dan 27 Maret 2026.

Berdasarkan simulasi Kemenhub, tanpa penerapan WFA jumlah pemudik pada 16 Maret diperkirakan mencapai 21,2 juta orang. Sementara pada 18 Maret, pergerakan masyarakat diprediksi mencapai sekitar 22 juta orang.

“Dengan adanya kebijakan WFA, diharapkan pergerakan pada 16 Maret dapat berkurang menjadi sekitar 18 juta hingga 18,9 juta orang. Kemudian pada Rabu, 18 Maret, jumlahnya diharapkan turun menjadi sekitar 15,6 juta,” kata Dudy.

Secara keseluruhan, pergerakan masyarakat selama periode Lebaran tahun ini diperkirakan mencapai 143,9 juta orang. Angka ini sedikit menurun sekitar 1,75 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 146,4 juta orang.

Meski demikian, Dudy mengingatkan bahwa pengalaman sebelumnya menunjukkan adanya selisih antara hasil survei dan realisasi di lapangan. Karena itu, pemerintah tetap menyiapkan langkah antisipasi jika terjadi lonjakan pemudik melebihi perkiraan.

Vidi Aldiano Meninggal Dunia

“Sebagaimana pengalaman sebelumnya, sering terjadi perbedaan antara hasil survei dan realisasi. Karena itu kami harus mengantisipasi kemungkinan adanya lonjakan jumlah pemudik,” ujarnya.

Sementara itu, Polri juga memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 akan terjadi dalam dua gelombang pada pertengahan Maret. Gelombang pertama diperkirakan berlangsung pada 14 hingga 15 Maret 2026.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengatakan gelombang kedua arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 hingga 19 Maret 2026.

“Prediksi puncak arus mudik pertama kemungkinan terjadi pada 14 sampai 15 Maret,” kata Sigit.

Menurutnya, perkiraan tersebut didasarkan pada hasil survei yang dilakukan kepolisian bersama Kemenhub dengan membandingkan data realisasi jumlah pemudik pada 2025.

Iran Klaim Tembak Jatuh 22 Drone, Tegaskan Perlawanan Skala Penuh

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement