Skip to content
Logo
IG
HOME ACEH NASIONAL DUNIA POLITIK HUKUM OLAHRAGA BOLA PENDIDIKAN EKONOMI OPINI
LAINNYA ▾
KRIMINAL BUDAYA KESEHATAN WISATA EDITORIAL

Ketua DPRA Zulfadhli Ganggu Harmoni Pemerintahan Aceh

Posted on Februari 23, 2025 by admin
Ody Yunanda (Ody Cempeudak)

Kepemimpinan Zulfadhli sebagai Ketua DPR Aceh (DPRA) untuk periode 2024-2029 baru berjalan beberapa bulan, namun sudah menunjukkan gejala yang mengkhawatirkan. Sikapnya dalam menyikapi penunjukan Alhudri sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh mencerminkan pendekatan yang tidak hanya impulsif, tetapi juga berpotensi merusak harmoni antara legislatif dan eksekutif di Aceh.

Bukannya menjalankan fungsi pengawasan dengan bijaksana, Zulfadhli justru memilih jalan konfrontasi yang tidak substansial, menyeret institusi DPRA ke dalam polemik yang seharusnya bisa diselesaikan melalui dialog konstruktif.

Baca juga: DPW NasDem Aceh Minta DPP Segera Terbitkan SK Kepengurusan Baru

Pertama, tuduhan Zulfadhli tentang adanya “permainan” di balik Surat Keputusan (SK) penunjukan Plt Sekda Aceh tidak didukung oleh bukti yang kuat. Ia menyebut Wakil Gubernur Fadhlullah dan Bendahara Gerindra Aceh, T. Irsyadi, sebagai dalang, serta mempertanyakan keabsahan SK karena tidak ada paraf Badan Kepegawaian Aceh (BKA).

Namun, secara hukum, penunjukan Plt Sekda adalah kewenangan mutlak Gubernur Aceh, dalam hal ini Muzakir Manaf, yang telah menandatangani SK tersebut. Jika Zulfadhli meragukan legalitasnya, ia seharusnya menggunakan mekanisme formal seperti hak interpelasi atau meminta klarifikasi resmi, bukan melontarkan pernyataan provokatif di rapat paripurna pada 21 Februari 2025.

Baca juga: Surya Paloh Hentikan Keanggotaan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach di DPR Fraksi NasDem

Sikap ini tidak hanya melemahkan kredibilitasnya sebagai pemimpin legislatif, tetapi juga menunjukkan kurangnya pemahaman terhadap batas-batas kewenangan.

Kedua, pendekatan Zulfadhli yang penuh emosi dan cenderung personal justru kontraproduktif bagi kepentingan rakyat Aceh. Dalam situasi di mana Aceh sedang berupaya menjaga stabilitas politik pasca-Pemilu 2024, seorang ketua DPR seharusnya menjadi penyeimbang, bukan penyulut konflik.

Baca juga: Amerika Mulai Terpecah, Perintah Trump Diabaikan NSA

Pernyataannya yang keras dan tuduhan tanpa dasar malah memperkeruh suasana, menciptakan ketegangan yang tidak perlu antara DPRA dan Pemerintah Aceh. Rakyat Aceh tidak membutuhkan drama politik, melainkan kerja nyata untuk menyelesaikan masalah seperti kemiskinan, infrastruktur, dan pendidikan. Dengan fokus pada polemik administratif yang sebenarnya bisa diselesaikan secara internal, Zulfadhli gagal menunjukkan visi kepemimpinan yang berorientasi pada kesejahteraan.

Ketiga, sikap Zulfadhli mengundang kritik bahwa ia lebih mementingkan agenda politik pribadi atau kelompok ketimbang fungsi legislatif yang sebenarnya. Sebagai Ketua DPRA dari Partai Aceh, ia memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga hubungan yang harmonis dengan eksekutif demi kelancaran pemerintahan.

Namun, dengan menyerang Wakil Gubernur dan pihak lain secara terbuka, ia seolah menempatkan rivalitas politik di atas kepentingan masyarakat. Hal ini memperkuat pandangan bahwa Zulfadhli tidak cukup matang untuk memimpin DPRA, sebuah lembaga yang seharusnya menjadi pilar stabilitas di Aceh.

Sikap Zulfadhli dalam kasus Plt Sekda ini adalah cerminan dari gaya kepemimpinan yang perlu dipertanyakan. Jika ia terus melanjutkan pendekatan konfrontatif ini, bukan tidak mungkin hubungan antara DPRA dan Pemerintah Aceh akan semakin memburuk, menghambat pembangunan yang sudah lama ditunggu rakyat. Seorang pemimpin sejati tidak hanya berbicara keras, tetapi juga bertindak bijak.

Sayangnya, Zulfadhli tampaknya masih jauh dari harapan tersebut. Mungkin sudah saatnya Partai Aceh mempertimbangkan pemimpin yang lebih mampu menjaga keseimbangan dan fokus pada agenda yang benar-benar relevan bagi Aceh.

Penulis : Ody Yunanda (Ody Cempeudak)

Komentar Batalkan balasan

BERITA TERKAIT

Polemik SK PLT Sekda Aceh Memanas, DPW Muda Seudang Bireuen Dukung Zulfadhli Usut Tuntas

ACEH

Kisruh DPRA Memanas, Mualem Siapkan Dua Nama Pengganti Pimpinan

ACEH

Zulfadli Terancam, 67 Anggota DPR Aceh Galang Mosi Tidak Percaya

ACEH

Berita Populer

Aceh World Time Logo
PORTAL BERITA TERDEPAN

Baca Berita Terkini & Terpercaya

Informasi akurat & transparan seputar Aceh & Nasional.

Kunjungi Website
INSTAGRAM OFFICIAL

Jangan Lewatkan Update Visual Menarik!

Follow @acehworldtimenews untuk berita harian tercepat.

Follow Instagram
AKSES BERITA 24 JAM

Kabar Terkini Dalam Genggaman Anda

Cepat, tajam, dan up-to-date setiap saat.

Baca Sekarang
©2026 Aceh World Time | Design: Newspaperly WordPress Theme
Aceh World Time Logo
Redaksi | Tentang kami | Pedoman Media Siber
Copyright © 2026 AWT