Skip to content
Logo
IG
HOME ACEH NASIONAL DUNIA POLITIK HUKUM OLAHRAGA BOLA PENDIDIKAN EKONOMI OPINI
LAINNYA ▾
KRIMINAL BUDAYA KESEHATAN WISATA EDITORIAL

Duka Ramadhan di Aceh Tamiang, 1.200 Penyintas Banjir Sekumur Berpuasa di Tenda Pengungsian

Posted on Februari 19, 2026 by admin

Sebanyak 1.200 jiwa atau 260 kepala keluarga (KK) di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, menjalani hari pertama Ramadhan 1447 Hijriah dalam kondisi memprihatinkan. Hingga Kamis (19/2/2026), para korban banjir bandang masih bertahan di tenda darurat dan bangunan papan sederhana yang didirikan di sekitar lokasi rumah mereka yang telah luluh lantak.

Sebagian warga membangun tenda di atas lahan bekas rumah yang hancur diterjang banjir pada 26 November 2025. Ada pula yang memanfaatkan sisa material bangunan yang terseret arus untuk mendirikan tempat tinggal sementara.

Baca juga: Bantuan Banjir Dewantara Belum Cair 5 Bulan, HIMADA Soroti Transparansi dan Minta Kepastian

“Sampai sekarang kami belum tahu seperti apa bentuk hunian sementara (Huntara) untuk Desa Sekumur. Belum ada pembangunan sama sekali, padahal desa kami hancur total,” ujar salah seorang penyintas, Wahyu Rahmah, saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Masjid Jadi Bangunan yang Tersisa

Kondisi Desa Sekumur saat ini dilaporkan sangat memprihatinkan. Selain satu unit masjid dan dua rumah warga, seluruh bangunan di desa tersebut rata dengan tanah akibat terjangan banjir bandang.

Baca juga: Mualem dan Hashim Bahas Investasi serta Hilirisasi Gas di Aceh

Masjid menjadi satu-satunya bangunan yang masih berdiri kokoh dan kini difungsikan sebagai pusat kegiatan ibadah warga selama Ramadhan.

“Alhamdulillah, masjid kami masih bisa dipakai untuk shalat tarawih. Hanya masjid itu yang utuh saat banjir 26 November 2025 lalu, selebihnya semuanya hancur,” tutur perempuan yang akrab disapa Wara tersebut.

Baca juga: MTQ Gampong Cempeudak Ke-5 Siap Digelar, Usung Tema Pembinaan Generasi Qur’ani di Era AI

Selain persoalan tempat tinggal, warga juga mengeluhkan keterbatasan pasokan bahan pangan. Selama ini, kebutuhan makanan lebih banyak dipenuhi melalui bantuan relawan yang datang ke wilayah pedalaman tersebut, sementara bantuan dari pemerintah dinilai masih minim.

Harapan Segera Dibangun Huntara

Sekretaris Desa Sekumur, M. Saiful Juari, membenarkan bahwa ratusan kepala keluarga masih bertahan di lokasi pengungsian. Sebagai salah satu desa dengan dampak terparah, ia berharap pemerintah segera merealisasikan pembangunan hunian sementara dan memastikan kebutuhan dasar warga selama bulan suci terpenuhi.

“Kami berharap pemerintah segera membangun hunian sementara dan mencukupi kebutuhan bahan pangan bagi pengungsi selama Ramadhan,” kata Saiful.

Sementara itu, Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Muhammad Fajri, mengaku belum dapat memastikan perkembangan pembangunan Huntara di wilayah tersebut.

“Saya cek dulu datanya,” ujarnya singkat.

Desa Sekumur sebelumnya sempat menjadi sorotan karena terisolasi saat banjir besar melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025. Meski sejumlah Huntara telah dijanjikan untuk desa-desa terdampak, hingga kini proses pembangunannya dilaporkan belum rampung.

Komentar Batalkan balasan

BERITA TERKAIT

PMI Asal Aceh Tamiang dan Bayinya Ditemukan Tewas di Malaysia, Diduga Jadi Korban Pembunuhan

ACEH

Presma UIN Ar-Raniry Tantang Prabowo Turun Langsung ke Aceh Tanpa Protokol, Klaim Nol Pengungsi Dinilai Tak Sesuai Fakta

ACEH

373 KK atau 1.259 Jiwa Korban Banjir Aceh Timur Masih Mengungsi

ACEH

Berita Populer

Aceh World Time Logo
PORTAL BERITA TERDEPAN

Baca Berita Terkini & Terpercaya

Informasi akurat & transparan seputar Aceh & Nasional.

Kunjungi Website
INSTAGRAM OFFICIAL

Jangan Lewatkan Update Visual Menarik!

Follow @acehworldtimenews untuk berita harian tercepat.

Follow Instagram
AKSES BERITA 24 JAM

Kabar Terkini Dalam Genggaman Anda

Cepat, tajam, dan up-to-date setiap saat.

Baca Sekarang
©2026 Aceh World Time | Design: Newspaperly WordPress Theme
Aceh World Time Logo
Redaksi | Tentang kami | Pedoman Media Siber
Copyright © 2026 AWT