JAKARTA — Senator Aceh sekaligus anggota Komite IV DPD RI, Darwati A. Gani, mendesak pemerintah pusat mempercepat pemulihan wilayah Aceh yang masih menderita dampak banjir dan longsor selama tujuh bulan terakhir. Seruan ini disampaikan saat Rapat Kerja Komite IV DPD RI bersama Menteri Keuangan, Menteri PPN/Kepala Bappenas, dan Wakil Kepala BPS di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (22/6/2026).
Darwati menuturkan kondisi warga masih memprihatinkan. Banyak yang bertahan di tenda pengungsian atau menumpang pada kerabat, karena hunian sementara maupun hunian tetap belum rampung dibangun. Jalan dan jembatan masih terputus, bahkan sejumlah anak sekolah harus menyeberangi sungai berisiko karena akses belum pulih.
Sektor pertanian yang menjadi tumpuan hidup warga juga lumpuh. Lahan masih tertimbun lumpur dan saluran irigasi belum berfungsi normal.
“Saya sering turun langsung ke lapangan. Sampai sekarang lahan petani belum bisa digarap, irigasi belum jalan. Perekonomian sebagian besar masyarakat terhenti. Sampai kapan begini terus?” ujar Darwati.
Ia meminta kepastian anggaran dan jadwal pelaksanaan agar pemulihan tidak tersendat.
Menanggapi hal itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan rencana induk pemulihan kini sudah rampung disusun, sehingga pelaksanaan akan berjalan jauh lebih cepat dalam beberapa bulan ke depan. Sebagian kegiatan bahkan sudah mulai berjalan sejak bulan lalu. Dana untuk hunian tetap dan kebutuhan lain sudah disiapkan dan tinggal direalisasikan.
“Jika ada hambatan di lapangan, bisa dikoordinasikan lewat Satgas Rekonstruksi di bawah pimpinan Mendagri untuk percepatan,” tambahnya.
Darwati berharap janji tersebut benar‑benar terwujud. “Yang dibutuhkan warga sekarang adalah realisasi nyata, bukan sekadar janji. Semoga mereka segera bisa bangkit dan kembali hidup normal,” pungkasnya.***




Komentar