Skip to content
Logo
IG
HOME ACEH NASIONAL DUNIA POLITIK HUKUM OLAHRAGA BOLA PENDIDIKAN EKONOMI OPINI
LAINNYA ▾
KRIMINAL BUDAYA KESEHATAN WISATA EDITORIAL

Teungku Muhammad: Perajin Rapa’i yang Tersisa di Aceh Utara

Posted on September 22, 2026 by yunis buloh
Tgk. Muhammad Isa Daud, atau akrab disapa Teungku Amad (89), tersenyum bangga sambil memegang rapa'i hasil karyanya di bengkel sederhana di Gampong Paya Teungoh, Kecamatan Simpang Keuramat, Kabupaten Aceh Utara.

ACEH UTARA – Di sebuah sudut sunyi Gampong Paya Teungoh, Kecamatan Simpang Keuramat, Kabupaten Aceh Utara, suara ketukan kayu dan aroma khas kulit lembu menjadi harmoni harian bagi Tgk. Muhammad Isa Daud. Di usianya yang telah menginjak 89 tahun, langkah kakinya mungkin tak lagi segegas dahulu, namun jemarinya masih begitu perkasa dan presisi saat merajut bilah-bilah kayu menjadi sebilah rapa’i—alat musik perkusi tradisional kebanggaan masyarakat Aceh.

Tgk. Muhammad Isa Daud (Teungku Amad, 89) berdiri di samping tumpukan balok kayu pilihan yang menjadi bahan baku pembuatan rapa’i, di lingkungan bengkelnya di Gampong Paya Teungoh, Kecamatan Simpang Keuramat, Kabupaten Aceh Utara.

Pria yang akrab disapa Teungku Amad ini bukan sekadar perajin biasa. Ia adalah salah satu benteng pertahanan terakhir dari generasi pembuat instrumen tradisional di serambi Mekah. Melalui tangannya, berbagai alat musik magis khas Aceh lahir, mulai dari Rapa’i Geleng, Canang, Gendrang, Serunee Kalee, hingga Tambo. Bagi Pak Amad, setiap rapa’i yang ia buat bukan sekadar benda mati, melainkan sebuah warisan sejarah yang memiliki jiwa dan seni unik tersendiri.

Baca juga: Gubernur Aceh Sambut Silaturahmi Kapolda Baru, Bahas Sinergi Keamanan dan Pembangunan

Menggema hingga Lintas Benua

Kesetiaan Teungku Amad pada dunianya yang sunyi ini rupanya terdengar hingga ke belahan dunia lain. Meski bengkel kerjanya bersahaja di samping rumah, karya seni buatannya telah melanglang buana menembus batas negara. Peminat dan kolektor alat musik tradisi dunia dari Turki, Australia, Brunei Darussalam, hingga Malaysia, rela mengantre demi mendapatkan rapa’i hasil pahatan tangan sang maestro.

Baca juga: Anggota DPRK Aceh Utara H. Rifarhan Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan

Kumpulan bingkai kayu rapa’i yang masih dalam proses pengerjaan terlihat tertata di bengkel sederhana milik Tgk. Muhammad Isa Daud (Teungku Amad) di Gampong Paya Teungoh, Kecamatan Simpang Keuramat, Kabupaten Aceh Utara.

Bagi para kolektor internasional, rapa’i buatan Teungku Amad memiliki nilai filosofis dan kualitas suara dentuman yang tak bisa digantikan oleh mesin modern. Ada ketelitian dalam memilih jenis kayu, kesabaran dalam menjemur kulit, dan ketulusan doa yang diselipkan di setiap ikatannya.

Asa di Balik Usia Senja

Baca juga: Mualem Akan Lantik Jajaran DPP Muda Seudang, Acara Digelar Sabtu Malam di Anjong Mon Mata

Kemarin hari Senin tanggal 21September 2026, saya berkesempatan mengabadikan aktivitas harian Pak Amad di bengkelnya di samping rumahnya, saya merekam aktifitasnya.

Tumpukan bingkai kayu mentah, peralatan pahat, dan sisa serbuk kayu di bengkel sederhana milik Teungku Amad, Gampong Paya Teungoh, Kecamatan Simpang Keuramat, Kabupaten Aceh Utar.

Sosok ayah sekaligus tulang punggung keluarga yang terus bertahan menjaga denyut kebudayaan Aceh di tengah gempuran zaman modern.

Berbagai peralatan tangan dan mesin sederhana yang masih setia digunakan Tgk. Muhammad Isa Daud (Teungku Amad) untuk mengukir dan membentuk bingkai rapa’i, di bengkel sederhana Gampong Paya Teungoh, Kecamatan Simpang Keuramat, Kabupaten Aceh Utara.

Di balik senyum ramahnya yang keriput, tersimpan harapan besar agar seni pembuatan rapa’i ini tidak terkubur bersama usia. Menjadi pembuat rapa’i yang tersisa di daerahnya bukanlah sebuah kebanggaan yang dicari oleh Teungku Amad, melainkan sebuah panggilan jiwa sekaligus kegelisahan mendalam akan siapa yang bakal meneruskan estafet kebudayaan ini kelak.

Oleh: Zulfadli Kawom

Komentar Batalkan balasan

BERITA TERKAIT

Aceh Besar Juara Umum MTQ XXXVII Aceh 2025

ACEH

Persijap Jepara Promosi ke Liga 1 Berkat Gol Leo Lelis

BOLA

Kadinsos Aceh Dr. Muslem Tekankan Pendampingan Lansia dan Disabilitas dalam Penyaluran Bantuan Beras

ACEH

Berita Populer

Aceh World Time Logo
PORTAL BERITA TERDEPAN

Baca Berita Terkini & Terpercaya

Informasi akurat & transparan seputar Aceh & Nasional.

Kunjungi Website
INSTAGRAM OFFICIAL

Jangan Lewatkan Update Visual Menarik!

Follow @acehworldtimenews untuk berita harian tercepat.

Follow Instagram
AKSES BERITA 24 JAM

Kabar Terkini Dalam Genggaman Anda

Cepat, tajam, dan up-to-date setiap saat.

Baca Sekarang
©2026 Aceh World Time | Design: Newspaperly WordPress Theme
Aceh World Time Logo
Redaksi | Tentang kami | Pedoman Media Siber
Copyright © 2026 AWT