
BANDA ACEH – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., mengajak generasi muda yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Peureulak (IKAPA) Banda Aceh untuk aktif berorganisasi, menjaga kekompakan, serta membangun jaringan sebagai bekal menghadapi masa depan.
Ajakan tersebut disampaikan Al-Farlaky saat menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW di kompleks Asrama IKAPA Putri, Banda Aceh, Sabtu (24/10/2026).
Menurut Al-Farlaky, organisasi mahasiswa bukan sekadar tempat berkumpul, melainkan juga wadah untuk belajar kepemimpinan, memperluas pergaulan, membangun solidaritas, dan mengembangkan potensi diri.
“Adik-adik harus memanfaatkan organisasi ini dengan baik. Bangun koneksi, jaga silaturahmi, dan saling mendukung. Pengalaman berorganisasi akan menjadi bekal penting ketika nantinya terjun ke tengah masyarakat,” pesannya.
Ia juga mengingatkan mahasiswa asal Peureulak yang sedang menempuh pendidikan di Banda Aceh agar senantiasa menjaga kekompakan dan menumbuhkan kepedulian antarsesama.
Menurutnya, kehidupan di perantauan membutuhkan kebersamaan agar mahasiswa dapat saling membantu, baik dalam urusan pendidikan maupun ketika menghadapi berbagai persoalan selama jauh dari keluarga.
Selain mendorong penguatan organisasi, Al-Farlaky turut menekankan pentingnya menjaga dan merawat fasilitas asrama mahasiswa agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Ia berharap seluruh anggota IKAPA memiliki rasa tanggung jawab terhadap fasilitas yang telah dibangun. Sebab, asrama bukan hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar, berdiskusi, serta mempererat hubungan kekeluargaan sesama mahasiswa asal Peureulak.
Saat ini, Asrama IKAPA Putra sedang menjalani proses rehabilitasi. Sementara itu, Asrama IKAPA Putri juga direncanakan untuk direnovasi guna meningkatkan kenyamanan mahasiswa yang menempatinya.
Al-Farlaky berharap upaya peningkatan fasilitas tersebut dapat diiringi dengan kesadaran seluruh penghuni untuk menjaga kebersihan, merawat bangunan, dan memanfaatkan fasilitas secara bertanggung jawab.
Dengan demikian, keberadaan asrama diharapkan terus mendukung aktivitas pendidikan sekaligus menjadi pusat kebersamaan mahasiswa Peureulak di Banda Aceh.
Lebih lanjut, Al-Farlaky menegaskan bahwa mahasiswa merupakan aset daerah yang akan memegang peranan penting dalam pembangunan Aceh Timur pada masa mendatang.
Karena itu, ia meminta mahasiswa tidak hanya berfokus menyelesaikan pendidikan formal, tetapi juga mempersiapkan diri melalui pengalaman berorganisasi, memperluas wawasan, dan membangun relasi yang positif.
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar senantiasa menjaga nama baik daerah serta memanfaatkan masa muda untuk meningkatkan kapasitas diri.
“Jangan hanya berpikir untuk hari ini. Persiapkan masa depan sejak sekarang. Jaga nama baik daerah, pelihara kekompakan, dan jadilah generasi yang nantinya mampu memberikan kontribusi nyata bagi Aceh Timur,” tutup mantan aktivis mahasiswa UIN Ar-Raniry tersebut.(*)

BERITA TERKAIT
Bupati Aceh Timur Pastikan Stok BBM Aman dan Harga Pangan Stabil Jelang Idul Fitri 2026
ACEHBupati Al-Farlaky Lantik Pengurus MAA Aceh Timur: Hidupkan Kembali Peran Adat Sebagai Pondasi Negeri
ACEHIsu Bupati Aceh Timur Hindari Pendemo Terbantahkan, Rekaman Video Tunjukkan Bupati Turun Langsung
ACEH