
BANDA ACEH – Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, melantik Taufik, S.T., M.Si., sebagai Pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Selasa (13/10/2026). Penunjukan tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi pemerintahan, meningkatkan kinerja birokrasi, serta memastikan pelaksanaan program pembangunan Aceh berjalan optimal.
Pelantikan itu dilaksanakan berdasarkan Keputusan Gubernur Aceh Nomor PEG.812.22/112/2026 tentang Penunjukan Pejabat Sekretaris Daerah Aceh.
Penunjukan Taufik merupakan bagian dari upaya Pemerintah Aceh untuk menjaga kesinambungan penyelenggaraan pemerintahan, khususnya dalam mengoordinasikan administrasi pemerintahan dan mendukung pelaksanaan berbagai program pembangunan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Mualem menegaskan bahwa Sekretaris Daerah memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan perangkat daerah, menyelaraskan program kerja, serta memastikan kebijakan pemerintah dapat dilaksanakan secara efektif.
“Saya berharap Pejabat Sekda Aceh dapat menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, membangun koordinasi yang baik dengan seluruh jajaran pemerintah, serta memastikan program-program pembangunan berjalan sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan masyarakat Aceh,” ujar Mualem.
Gubernur Aceh juga berharap Taufik mampu memperkuat sinergi antar-Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) dan mitra kerja Pemerintah Aceh. Selain itu, peningkatan kualitas pelayanan publik serta penguatan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel menjadi hal penting yang perlu terus diperhatikan.
Menurutnya, koordinasi yang solid di lingkungan pemerintahan merupakan salah satu faktor penting untuk mendukung efektivitas pelaksanaan kebijakan dan program pembangunan, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik.
Sejumlah pejabat turut menghadiri prosesi pelantikan tersebut, di antaranya mantan Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah; Direktur Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam) Polda Aceh, Kombes Pol. Said Anna Fauza, S.I.K., M.M., M.H.; Asisten Administrasi Umum Setda Aceh, Dr. A. Murthala, M.Si.; serta para kepala SKPA dan kepala biro di lingkungan Sekretariat Daerah Aceh.
Dalam kegiatan itu, Taufik juga didampingi oleh istrinya, Ny. Fitriani Taufik, yang menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh.
Pelantikan Pejabat Sekda Aceh ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi internal pemerintah, meningkatkan efektivitas kinerja aparatur, serta mendorong pelaksanaan agenda pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Dengan koordinasi yang semakin baik, Pemerintah Aceh diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memastikan berbagai program pembangunan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh.(*)

BERITA TERKAIT
Soal Tuduhan “Merampok” Dana JKA, Pemprov Aceh: Itu Tidak Pantas dan Fitnah
ACEHPemerintah Aceh Terapkan WFH Setiap Jumat untuk ASN, Dorong Efisiensi dan Transformasi Kerja
PEMERINTAHANSekda Aceh Bersama KPK Bidik Capaian 95 Persen untuk MCSP 2025
ACEH