
BANDA ACEH – Tiga santriwati Dayah Insan Qurani (IQ) Aceh Besar berhasil mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional. Izza Mushviya, Azka Dara Maulidya, dan Kayyisa Farras berhasil meraih Juara I Fahmil Qur’an Putri pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah.
Prestasi tersebut menjadi catatan bersejarah bagi Aceh. Ini merupakan juara pertama yang diraih Aceh pada cabang Fahmil Qur’an sejak nomor tersebut mulai diperlombakan pada 1981.
Ketiga santriwati tersebut keluar sebagai juara setelah mengumpulkan nilai 1.505, mengungguli Kalimantan Timur yang berada di posisi kedua dengan nilai 1.290 dan Jawa Tengah di posisi ketiga dengan nilai 1.170.
Sementara itu, Jawa Timur menempati posisi juara harapan I dengan nilai 835.
Azka Dara Maulidya mengaku masih sulit mempercayai pencapaian yang diraih bersama dua rekannya tersebut.
“Alhamdulillah rasanya masih nggak nyangka. Allah Maha Baik, membantu kami sejauh ini. Terima kasih banyak untuk orang tua dan guru-guru kami yang tidak pernah berhenti membimbing dan mendoakan, juga untuk seluruh rakyat Aceh. Teristimewa, terima kasih banyak Insan Qurani sudah menjadi sekolah terbaik untuk kami,” kata Azka dalam keterangannya, Jumat (18/9/2026).
Ketiganya merupakan santriwati Dayah Insan Qurani yang telah menempuh pendidikan bersama sejak tingkat MTs hingga MA. Kebersamaan dalam proses pendidikan dan pembinaan tersebut menjadi salah satu bagian dari perjalanan mereka hingga mampu tampil di tingkat nasional.
Sekretaris Dayah Insan Qurani, Alfirdaus Putra, berharap prestasi tersebut menjadi motivasi bagi ketiganya untuk terus berkembang sekaligus memberikan inspirasi bagi santri lainnya.
“Mudah-mudahan prestasi ini menjadi motivasi agar ke depan mereka semakin semangat. Semoga juga menjadi inspirasi dan penyemangat bagi adik-adik kelas mereka yang sedang menuntut ilmu di Dayah Insan Qurani,” ujar Alfirdaus.
Dayah Insan Qurani diketahui rutin mengirimkan delegasi untuk mengikuti MTQ Nasional sejak 2016. Pada MTQ Nasional XXXI Tahun 2026, sebanyak delapan santri Dayah IQ tampil mewakili Aceh dan DKI Jakarta.
Menurut Alfirdaus, capaian tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan secara konsisten di Dayah Insan Qurani mampu melahirkan santri berprestasi yang dapat bersaing di tingkat nasional.
“Capaian ini menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan secara konsisten di Dayah Insan Qurani mampu melahirkan santri yang berprestasi dan mampu bersaing di tingkat nasional,” katanya.
Profil Tiga Juara
Azka Dara Maulidya lahir di Aceh Besar pada 17 April 2008. Ia merupakan putri pasangan Misriyawati dan M. Ritauddin. Azka mengawali pendidikan di SD Islam Al-Azhar Cairo Banda Aceh, kemudian melanjutkan pendidikan di MTsS dan MAS Insan Qurani.
Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, Azka melanjutkan studi di UIN Sunan Kalijaga, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI).
Kayyisa Farras lahir di Aceh Besar pada 12 Juli 2008. Ia merupakan putri pasangan Martoni dan Realita. Kayyisa menempuh pendidikan dasar di SDIK Nurul Quran, kemudian melanjutkan pendidikan di MTsS dan MAS Insan Qurani.
Sementara itu, Izza Mushviya lahir di Banda Aceh pada 23 Januari 2009. Ia merupakan putri pasangan Salwati dan Syukri M. Yusuf. Izza mengawali pendidikan di MIN 20 Aceh Besar sebelum melanjutkan pendidikan di MTsS dan MAS Insan Qurani.
Keberhasilan ketiganya menjadi kebanggaan bagi Aceh sekaligus menambah catatan prestasi santri Aceh di ajang MTQ Nasional. Prestasi tersebut juga menjadi bukti bahwa pembinaan Al-Qur’an di lingkungan dayah mampu melahirkan generasi muda yang berprestasi dan berdaya saing di tingkat nasional.***

BERITA TERKAIT
KMA Sambut Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh dengan Harapan Baru
ACEHPoliklinik Saraf RSUD Cut Mutia Tangani 100-150 Pasien Per Hari
ACEHBupati Aceh Timur Apresiasi Bantuan Pemerintah Pusat untuk Pemulihan Masyarakat Terdampak Bencana
ACEH