Skip to content
Logo
IG
HOME ACEH NASIONAL DUNIA POLITIK HUKUM OLAHRAGA BOLA PENDIDIKAN EKONOMI OPINI
LAINNYA ▾
KRIMINAL BUDAYA KESEHATAN WISATA EDITORIAL

Tito Akui Pemulihan Bencana Sumatra Tak Bisa Selesai Setahun

Posted on Agustus 5, 2026 by Ody Yunanda
Mendagri Tito Karnavian mengakui pemulihan dampak bencana hidrometeorologi di Sumatra tidak bisa selesai dalam setahun karena wilayah terdampak luas.

Jakarta – Pemulihan bencana Sumatra membutuhkan waktu lebih dari satu tahun. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengakui penanganan dampak bencana hidrometrologi di sejumlah wilayah Pulau Sumatra beberapa waktu lalu tidak dapat diselesaikan hanya dalam waktu satu tahun karena wilayah terdampak sangat luas.

Tito menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers di Kantor Bakom RI, Jakarta, Rabu (05/08/2026). Ia mengatakan proses pemulihan masih membutuhkan waktu karena penanganan dilakukan terhadap wilayah yang terdampak cukup luas.

Baca juga: Presiden Prabowo Menunda Pengiriman Pasukan Perdamaian ke Gaza Akibat Eskalasi Konflik di Timur Tengah

“Jujur saja luasnya dampak ini memerlukan waktu tidak bisa diselesaikan waktu setahun aja, kita kan masuk bulan sembilan, sekarang dari November, Agustus ini. Sembilan bulan enggak mungkin semuanya total, enggak bisa saya jamin enggak akan bisa,” ucap Tito dalam konferensi pers di Kantor Bakom RI, Jakarta, Rabu (05/08/2026).

Pemulihan Bencana Sumatra Hadapi Beragam Masalah

Tito mengatakan persoalan yang ditemukan di lapangan berbeda-beda. Ia mencontohkan kondisi di Aceh Utara, yang dari wilayah kotanya terlihat seolah tidak terdampak, tetapi persoalannya menjadi sangat kompleks ketika masuk ke daerah pedalaman.

Baca juga: Prabowo Lantik Hanif Faisol Jadi Wamenko Pangan, Jumhur Hidayat Isi Kursi Menteri LH

“Kayu bertumpuk, kemudian rumah hancur, tiang roboh, sekolah ditimpa kayu,” ujarnya.

Meski proses pemulihan tidak dapat diselesaikan dalam waktu satu tahun, Tito mengatakan pemerintah terus melakukan upaya maksimal untuk menangani berbagai persoalan akibat bencana tersebut.

Baca juga: Pemerintah Sasar Terbitkan Regulasi AI Tahun Ini, Apa Saja Isinya?

Ia juga menyampaikan sejumlah capaian pemerintah dalam menangani dampak bencana. Salah satunya terkait rumah sakit yang disebut telah seluruhnya kembali beroperasi.

Sekolah Terdampak Mulai Kembali Beroperasi

Untuk sektor pendidikan, Tito menyebut dari 4.922 bangunan sekolah yang terdampak, sebanyak 4.834 bangunan sudah kembali ke sekolah asal.

Namun, masih terdapat kelas darurat karena sejumlah sekolah menggunakan gedung-gedung milik pemerintah yang tersedia. Kondisi tersebut dinilai belum ideal untuk kegiatan belajar, tetapi digunakan agar proses pendidikan tetap berjalan.

“Kita akuin ada kelas darurat karena mereka pakai gedung-gedung yang ada, punya pemerintah, enggak ideal untuk sekolah tapi yang penting jalan dulu, di tenda betul masi ada tenda, kenapa? umumnya yang di tenda ini yang betul-betul hancur, hanyut di pinggir sungai. Jadi kita perlu tanah untuk relokasi dan setelah itu, cari tanah juga kadang enggak mudah,” ujarnya.

Pemerintah masih melakukan penanganan terhadap wilayah yang mengalami kerusakan berat, termasuk lokasi yang bangunannya hancur atau hanyut di pinggir sungai. Salah satu kebutuhan dalam proses tersebut adalah ketersediaan tanah untuk relokasi.

Komentar Batalkan balasan

BERITA TERKAIT

Saiful Bahri alias Pon Yaya Siap Jalankan Amanah sebagai Ketua KPA Wilayah Samudra Pase

ACEH

Sekretaris Daerah Aceh Utara Serahkan Rancangan APBK 2026 ke DPRK, Catat Defisit Rp23,32 Miliar

ACEH

Ketua Komisi I DPRK Aceh Utara Protes Kebijakan Wali Kota Lhokseumawe soal PPPK

ACEH

Berita Populer

Aceh World Time Logo
PORTAL BERITA TERDEPAN

Baca Berita Terkini & Terpercaya

Informasi akurat & transparan seputar Aceh & Nasional.

Kunjungi Website
INSTAGRAM OFFICIAL

Jangan Lewatkan Update Visual Menarik!

Follow @acehworldtimenews untuk berita harian tercepat.

Follow Instagram
AKSES BERITA 24 JAM

Kabar Terkini Dalam Genggaman Anda

Cepat, tajam, dan up-to-date setiap saat.

Baca Sekarang
©2026 Aceh World Time | Design: Newspaperly WordPress Theme
Aceh World Time Logo
Redaksi | Tentang kami | Pedoman Media Siber
Copyright © 2026 AWT