Skip to content
Logo
IG
HOME ACEH NASIONAL DUNIA POLITIK HUKUM OLAHRAGA BOLA PENDIDIKAN EKONOMI OPINI
LAINNYA ▾
KRIMINAL BUDAYA KESEHATAN WISATA EDITORIAL

Temui BNPB di Jakarta, Bupati Al-Farlaky Perjuangkan Dana Stimulan Korban Banjir Aceh Timur

Posted on Agustus 6, 2026 by yunis buloh
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky (tengah) menyampaikan aspirasi dan meminta percepatan pencairan dana stimulan rumah rusak tahap II saat melakukan koordinasi dengan jajaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta, Kamis (6/8/2026).

JAKARTA – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mempercepat pencairan dana stimulan rumah rusak ringan (RR) dan rumah rusak sedang (RS) tahap II bagi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Timur.

Permintaan tersebut disampaikan saat melakukan silaturahmi dan koordinasi dengan jajaran BNPB Pusat di Kantor BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Kamis (6/8/2026). Rombongan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur diterima langsung oleh Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Jarwansyah, bersama sejumlah pejabat BNPB.

Baca juga: 1.263 Personel Amankan Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

Dalam pertemuan itu, Al-Farlaky menyampaikan bahwa masyarakat terus mempertanyakan kepastian pencairan dana stimulan tahap II. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur berharap seluruh proses administrasi dan penyaluran dapat dipercepat agar bantuan segera diterima para korban.

“Setiap turun ke lapangan masyarakat selalu bertanya kapan dana stimulan tahap kedua dicairkan. Kami berharap proses ini dapat dipercepat sehingga masyarakat segera menerima haknya,” ujar Al-Farlaky.

Baca juga: Presiden Prabowo Kembali ke Tanah Air Usai Kunjungan Kerja ke Timur Tengah, Amerika Latin, dan Eropa

Ia juga berkomunikasi melalui panggilan video WhatsApp dengan Kepala BNPB, Letjen Suharyanto, untuk menyampaikan langsung aspirasi masyarakat Aceh Timur. Saat itu, Kepala BNPB sedang melaksanakan kunjungan kerja ke daerah.

Menurut Al-Farlaky, keterlambatan pencairan tahap II berpotensi memicu berbagai dinamika di tengah masyarakat. Bahkan, korban banjir beberapa kali menyampaikan aspirasi melalui aksi demonstrasi agar bantuan segera direalisasikan.

Baca juga: Prabowo Lantik Hanif Faisol Jadi Wamenko Pangan, Jumhur Hidayat Isi Kursi Menteri LH

“Kami berharap tahap kedua ini dapat segera diproses dan direalisasikan sehingga persoalan rehabilitasi rumah masyarakat dapat segera diselesaikan,” katanya.

Bupati juga memaparkan perkembangan penyaluran dana stimulan pascabanjir. Dari total alokasi sebesar Rp118,935 miliar, penerima bantuan terdiri atas 2.707 unit rumah rusak ringan dengan anggaran Rp40,605 miliar dan 2.611 unit rumah rusak sedang dengan anggaran Rp78,330 miliar.

Hingga 30 Juli 2026, dana yang telah ditransfer melalui Virtual Account (VA) CMS mencapai Rp109,095 miliar atau 91,73 persen dari total anggaran. Sementara pencairan Termin I sebesar 80 persen melalui Bank Syariah Indonesia (BSI) telah terealisasi sebesar Rp72,366 miliar atau 76,44 persen dari total alokasi.

Meski demikian, masih terdapat sejumlah kendala dalam proses penyaluran, antara lain penjadwalan pencairan oleh pihak perbankan serta belum tuntasnya persoalan administrasi kepemilikan tanah bagi sebagian penerima bantuan.

Selain membahas dana stimulan, Al-Farlaky juga meminta BNPB mempercepat rehabilitasi jaringan irigasi Arakundo di Kecamatan Simpang Ulim. Kerusakan irigasi tersebut berdampak terhadap aktivitas pertanian di 12 gampong yang hingga kini belum dapat kembali menggarap sawah.

Dalam laporannya, Al-Farlaky mengingatkan bahwa banjir yang melanda Aceh Timur sebelumnya berdampak sangat luas. Bencana tersebut melanda seluruh 24 kecamatan dan 454 gampong, menyebabkan 81.603 rumah terdampak, 56.332 kepala keluarga mengungsi atau sekitar 236.822 jiwa, serta total 290.582 jiwa terdampak dan 58 orang meninggal dunia.

Hasil verifikasi pemerintah menetapkan 8.065 unit rumah memenuhi syarat menerima bantuan, terdiri atas 2.707 rumah rusak ringan, 2.611 rumah rusak sedang, dan 2.747 rumah rusak berat. Pemerintah Kabupaten Aceh Timur juga telah mengusulkan BNBA Tahap II sebanyak 18.681 unit rumah dan BNBA Tahap III sebanyak 26.126 unit rumah kepada BNPB.

Menutup pertemuan tersebut, Al-Farlaky menyampaikan apresiasi kepada BNPB atas dukungan yang diberikan sejak masa tanggap darurat hingga proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabanjir.

“Masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita tuntaskan bersama. Kami optimistis, dengan dukungan dan komitmen BNPB, proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabanjir di Aceh Timur dapat berjalan lebih cepat sehingga masyarakat segera merasakan manfaatnya dan dapat kembali menjalani kehidupan secara normal,” tutup Al-Farlaky.***

Komentar Batalkan balasan

BERITA TERKAIT

Silaturahmi Ramadan: Bupati Aceh Timur Berbuka Puasa Bareng Ribuan Masyarakat di Peureulak

ACEH

INNALILLAHI, Ibunda Bupati Aceh Timur Meninggal Dunia

ACEH

Bupati Aceh Timur Pastikan Stok BBM Aman dan Harga Pangan Stabil Jelang Idul Fitri 2026

ACEH

Berita Populer

Aceh World Time Logo
PORTAL BERITA TERDEPAN

Baca Berita Terkini & Terpercaya

Informasi akurat & transparan seputar Aceh & Nasional.

Kunjungi Website
INSTAGRAM OFFICIAL

Jangan Lewatkan Update Visual Menarik!

Follow @acehworldtimenews untuk berita harian tercepat.

Follow Instagram
AKSES BERITA 24 JAM

Kabar Terkini Dalam Genggaman Anda

Cepat, tajam, dan up-to-date setiap saat.

Baca Sekarang
©2026 Aceh World Time | Design: Newspaperly WordPress Theme
Aceh World Time Logo
Redaksi | Tentang kami | Pedoman Media Siber
Copyright © 2026 AWT