
Lille – Manchester City kembali menghadapi kendala dalam usaha merekrut Ayyoub Bouaddi. Presiden Lille, Olivier Letang, tetap meyakini gelandang berusia 18 tahun tersebut akan bertahan di Stade Pierre-Mauroy pada musim depan.
Manchester City disebut telah melakukan pembicaraan untuk mendapatkan Bouaddi. Sang gelandang mulai menarik perhatian sejak bermain di Ligue 1 dan semakin dikenal setelah tampil impresif bersama Maroko di Piala Dunia 2026.
Bouaddi menjadi starter dalam lima pertandingan ketika Maroko melaju hingga perempat final di Amerika Utara. Salah satu penampilan terbaiknya terjadi ketika Maroko menghadapi Brasil pada fase grup.
Performa tersebut membuat Manchester City semakin serius mengejar pemain muda tersebut. The Citizens bahkan disebut sebagai klub yang paling difavoritkan untuk mendapatkan tanda tangan Bouaddi dalam dua pekan terakhir.
Namun, perkembangan terbaru dari Lille membuat peluang kepindahan Bouaddi ke Manchester City kembali menjadi tanda tanya.
Lille Yakin Bouaddi Bertahan

Olivier Letang kembali menyampaikan keyakinannya bahwa Bouaddi akan tetap menjadi bagian dari skuad Lille untuk musim 2026/2027. Menurutnya, pemain tersebut juga tidak memiliki keinginan untuk terburu-buru meninggalkan klub.
“Saya sudah mengatakan sebelumnya bahwa saya pikir Ayyoub (Bouaddi) akan bertahan bersama kami, dan saya masih berpegang pada pendapat tersebut,” ujar Letang dalam konferensi persnya baru-baru ini.
Letang juga menegaskan bahwa Lille tetap memiliki target untuk membangun tim yang kompetitif. Klub tidak akan melepas pemain jika tawaran datang pada akhir bursa transfer, tetapi mereka tidak memiliki kesempatan untuk mencari pengganti di posisi yang sama.
“Tujuan kami tetap sama, yaitu memiliki tim yang kompetitif. Jika ada klub yang datang pada akhir bursa transfer untuk posisi tertentu dan kami tidak bisa menggantikan pemain tersebut, maka kami tidak akan melakukan kesepakatan.”
Presiden Lille tersebut turut mengungkapkan bahwa komunikasi dengan Bouaddi masih terus dilakukan. Ia menyebut sang pemain merasa nyaman dan mempunyai alasan kuat untuk tetap melanjutkan kariernya di Prancis.
“Kami rutin berkomunikasi dengan Ayyoub. Dia tidak terburu-buru untuk pergi dan juga sangat ingin bertahan di sini. Ketika Anda berusia 18 tahun dan bermain di klub seperti LOSC, dengan kesempatan tampil dalam banyak pertandingan, termasuk Liga Champions, Anda tentu akan bertanya kepada diri sendiri, mengapa harus pergi sekarang?” lanjutnya.
Manchester City Perlu Dana Besar

Walaupun Lille terus menunjukkan keinginan mempertahankan Bouaddi, klub tersebut kabarnya masih terbuka terhadap kemungkinan menerima tawaran dengan nilai besar.
Lille disebut bersedia mendengarkan proposal senilai 85,6 juta pounds atau sekitar Rp1,8 triliun. Nilai tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Manchester City dalam upayanya merekrut Bouaddi.
Situasi Lille semakin kuat karena kontrak Bouaddi masih berlaku hingga 2029. Dengan kondisi tersebut, Les Dogues memiliki posisi yang cukup kuat dalam menentukan masa depan gelandang muda tersebut.
Bouaddi sejauh ini telah mencatatkan 96 penampilan di semua kompetisi bersama Lille dengan torehan empat assist. Pada musim lalu, ia tampil sebagai starter dalam 28 pertandingan Ligue 1.

BERITA TERKAIT
Enam Nama Besar Dicoret! Ini Kejutan Skuad Sementara Portugal untuk Piala Dunia 2026
BOLAHasil Real Madrid vs Manchester City: Los Blancos Menang Telak 3-0, Valverde Cetak Hattrick
BOLACristiano Ronaldo Resmi Masuk Skuad Portugal, Siap Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
BOLA