Skip to content
Logo
IG
HOME ACEH NASIONAL DUNIA POLITIK HUKUM OLAHRAGA BOLA PENDIDIKAN EKONOMI OPINI
LAINNYA ▾
KRIMINAL BUDAYA KESEHATAN WISATA EDITORIAL

Iran Bantah Minta Perpanjangan Gencatan Senjata, Trump Klaim Sepihak

Posted on April 22, 2026 by admin
Iran Tegaskan Tak Minta Perpanjang Gencatan Senjata, Trump: Kami Tunda Serangan Sendiri.

acehworldtime.com — Pemerintah Iran menegaskan tidak pernah mengajukan permintaan kepada Amerika Serikat (AS) untuk memperpanjang masa gencatan senjata yang disepakati kedua negara.

Gencatan senjata yang berlangsung selama dua pekan itu diketahui berakhir pada Rabu, 22 April 2026. Namun hingga tenggat tersebut, tidak ada komunikasi resmi dari Teheran terkait perpanjangan kesepakatan.

Baca juga: UE Sepakat Bantu Spanyol Perkuat Keamanan Perbatasan Ceuta

Kantor berita Tasnim, mengutip sumber pejabat pemerintah Iran, melaporkan bahwa tidak ada pengajuan apa pun kepada Washington terkait perpanjangan gencatan senjata. Pernyataan ini sekaligus membantah klaim sepihak dari Presiden AS, Donald Trump.

Sebelumnya, pada Selasa (21/4/2026), Trump melalui akun Truth Social menyatakan bahwa Amerika Serikat akan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran. Ia menyebut keputusan tersebut diambil hingga pihak Iran mengajukan proposal damai yang komprehensif.

Baca juga: Agen Federal Dorong Wanita hingga Jatuh di Gedung Imigrasi New York, Picu Kemarahan Publik

Meski mengumumkan perpanjangan, Trump menegaskan bahwa AS tetap melanjutkan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, khususnya di kawasan strategis Selat Hormuz.

Dalam pernyataannya, Trump juga mengungkap bahwa keputusan tersebut diambil atas permintaan sejumlah pejabat tinggi Pakistan, termasuk Panglima Militer Asim Munir dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif. Menurutnya, langkah itu bertujuan memberi waktu bagi Iran untuk menyusun “proposal terpadu” dalam upaya perundingan damai.

Baca juga: AS-Israel Siapkan Serangan Infrastruktur Energi Iran

Trump turut mengklaim adanya perpecahan di internal pemerintahan Iran terkait proses negosiasi lanjutan. Ia menyebut kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam menunda rencana serangan terhadap Iran.

“Berdasarkan fakta bahwa Pemerintah Iran sangat terpecah belah, dan atas permintaan Marsekal Lapangan Asim Munir serta Perdana Menteri Shehbaz Sharif, kami diminta menunda serangan hingga mereka mengajukan proposal yang terpadu,” tulis Trump.

Hingga kini, belum ada tanggapan resmi lanjutan dari otoritas Iran terkait klaim tersebut, sementara situasi di kawasan Teluk, khususnya Selat Hormuz, masih berada dalam ketegangan tinggi.***

Komentar Batalkan balasan

BERITA TERKAIT

Wafatnya Ali Khamenei Buka Babak Suksesi di Iran, Risiko Konflik Regional Kian Menguat

DUNIA

Iran Bahas Sayembara Rp1 Triliun untuk Bunuh Trump dan Netanyahu, Ketegangan Timur Tengah Memanas

DUNIA

Kepala Keamanan Iran Ali Larijani Serukan Persatuan Umat Muslim dalam Perjuangan Melawan AS dan Israel

DUNIA

Berita Populer

Aceh World Time Logo
PORTAL BERITA TERDEPAN

Baca Berita Terkini & Terpercaya

Informasi akurat & transparan seputar Aceh & Nasional.

Kunjungi Website
INSTAGRAM OFFICIAL

Jangan Lewatkan Update Visual Menarik!

Follow @acehworldtimenews untuk berita harian tercepat.

Follow Instagram
AKSES BERITA 24 JAM

Kabar Terkini Dalam Genggaman Anda

Cepat, tajam, dan up-to-date setiap saat.

Baca Sekarang
©2026 Aceh World Time | Design: Newspaperly WordPress Theme
Aceh World Time Logo
Redaksi | Tentang kami | Pedoman Media Siber
Copyright © 2026 AWT