Skip to content
Logo
IG
HOME ACEH NASIONAL DUNIA POLITIK HUKUM OLAHRAGA BOLA PENDIDIKAN EKONOMI OPINI
LAINNYA ▾
KRIMINAL BUDAYA KESEHATAN WISATA EDITORIAL

FKM Pasee Aceh Soroti Blackout Massal, Desak PLN dan Pemerintah Bertanggung Jawab

Posted on Mei 26, 2026Mei 26, 2026 by admin
Presiden FKM Pasee Aceh, Khussyairi

ACEH UTARA — Pemadaman listrik massal yang terjadi di Pulau Sumatera, khususnya Aceh, pada Senin (25/5/2026), menuai kecaman keras dari Forum Komunikasi Mahasiswa (FKM) Pasee Aceh. Organisasi mahasiswa tersebut menilai kondisi listrik hidup-mati dalam durasi panjang bukan lagi sekadar gangguan teknis biasa, melainkan bentuk kegagalan serius dalam menjamin hak dasar masyarakat terhadap pelayanan energi yang layak dan stabil.

Presiden FKM Pasee Aceh, Khussyairi, mengatakan pemadaman massal telah menghancurkan aktivitas masyarakat, melumpuhkan usaha kecil, mengganggu pelayanan publik, hingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Baca juga: Perum BULOG Aceh Pastikan Ketersediaan Pangan Pokok Aman, Stok Beras Capai 54.378 Ton

“Rakyat tidak hidup dari permintaan maaf. Ketika listrik padam, ekonomi rakyat lumpuh, komunikasi terputus, pelayanan terganggu, bahkan aktivitas pendidikan ikut hancur. Ini bukan persoalan sepele dan tidak boleh dianggap biasa,” tegas Khussyairi.

Menurutnya, kondisi tersebut sangat ironis mengingat Aceh merupakan daerah yang memiliki sumber daya energi melimpah, namun justru kerap menjadi korban blackout dan lemahnya sistem kelistrikan nasional.

Baca juga: Irfansyah: Pencabutan Pergub JKA Harus Jadi Akhir Polemik, Saatnya Semua Fokus Layani Rakyat Aceh

FKM Pasee Aceh mendesak Pemerintah Aceh dan PLN untuk bertanggung jawab penuh atas kerugian serta kekacauan yang ditimbulkan akibat pemadaman listrik massal tersebut. Mereka juga meminta evaluasi total terhadap sistem distribusi dan ketahanan listrik di Aceh agar masyarakat tidak terus-menerus menjadi korban lemahnya tata kelola energi.

Selain itu, FKM Pasee Aceh turut menyoroti minimnya kesiapan mitigasi saat terjadi gangguan besar. Menurut mereka, Aceh seakan selalu ditempatkan sebagai daerah yang harus menerima dampak tanpa kepastian solusi konkret dari pemerintah maupun pihak terkait.

Baca juga: Popularitas Dipersoalkan, Muda Seudang Sebut Imum Jon Fokus Kerja Nyata

“Jangan sampai rakyat Aceh hanya dijadikan penonton di tanah yang kaya energi. Negara wajib hadir, bukan hanya saat mengambil sumber daya, tetapi juga saat rakyat membutuhkan kepastian hidup,” lanjut Khussyairi.

FKM Pasee Aceh juga meminta adanya transparansi penuh terkait penyebab blackout, langkah pemulihan permanen, serta jaminan agar kejadian serupa tidak terus berulang di masa mendatang.

Masyarakat berharap pemerintah pusat, Pemerintah Aceh, dan PLN segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki sistem kelistrikan di Aceh demi menjamin stabilitas pelayanan energi bagi seluruh masyarakat.***

Komentar Batalkan balasan

BERITA TERKAIT

Huntara Langkahan Kembali Rusak Diterjang Angin, FKM Pasee: Bukti Kegagalan Jamin Keselamatan Warga

ACEH

Ironi Listrik di Kuta Makmur pada 80 Tahun Kemerdekaan

EDITORIAL

FKM Pasee Aceh Kritik Izin Tambang Beutong Ateuh, Pertanyakan Komitmen Pemerintah terhadap Lingkungan

ACEH

Berita Populer

Aceh World Time Logo
PORTAL BERITA TERDEPAN

Baca Berita Terkini & Terpercaya

Informasi akurat & transparan seputar Aceh & Nasional.

Kunjungi Website
INSTAGRAM OFFICIAL

Jangan Lewatkan Update Visual Menarik!

Follow @acehworldtimenews untuk berita harian tercepat.

Follow Instagram
AKSES BERITA 24 JAM

Kabar Terkini Dalam Genggaman Anda

Cepat, tajam, dan up-to-date setiap saat.

Baca Sekarang
©2026 Aceh World Time | Design: Newspaperly WordPress Theme
Aceh World Time Logo
Redaksi | Tentang kami | Pedoman Media Siber
Copyright © 2026 AWT