Skip to content
Logo
IG
HOME ACEH NASIONAL DUNIA POLITIK HUKUM OLAHRAGA BOLA PENDIDIKAN EKONOMI OPINI
LAINNYA ▾
KRIMINAL BUDAYA KESEHATAN WISATA EDITORIAL

Banjir Bandang Hantam Aceh Tenggara, Puluhan Rumah Rusak dan Jalan Nasional Sempat Lumpuh

Posted on Mei 10, 2026Mei 11, 2026 by admin
Warga membersihkan endapan lumpur tebal di rumahnya, dampak banjir bandang yang menerjang Lawe Sigala-gala, Aceh Tenggara.

ACEH TENGGARA – Bencana banjir bandang menerjang dua desa di wilayah Kecamatan Lawe Sigala-gala, Kabupaten Aceh Tenggara, Sabtu (9/5/2026) malam. Air bah yang membawa lumpur, bebatuan, hingga kayu gelondongan meluluhlantakkan pemukiman, merusak puluhan rumah warga, dan sempat melumpuhkan akses jalan nasional penghubung Kutacane – Medan.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 22.00 WIB di Desa Lawe Tua Gabungan dan Desa Lawe Tua Makmur. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Ilyas atau yang akrab disapa Bahron Bakti, menjelaskan bencana ini dipicu curah hujan dengan intensitas tinggi yang turun sejak sore hari, membuat debit air sungai di sekitar meningkat drastis dan tiba-tiba.

Baca juga: Kelangkaan Semen di Aceh Mulai Diatasi SBA

Aliran air yang deras membawa berbagai material hutan, mulai dari bebatuan besar, tanah, hingga batang kayu. Material tersebut kemudian menumpuk dan menyumbat bangunan jembatan, sehingga air tidak dapat mengalir lancar dan akhirnya meluap deras ke kawasan pemukiman serta menutup seluruh badan jalan utama.

“Debit air sungai meningkat hingga membawa material berupa bebatuan dan kayu gelondongan yang menyumbat jembatan. Akibatnya air meluap dan material masuk ke rumah warga serta menutup jalan nasional,” ujar Bahron Bakti dalam keterangannya, Minggu (10/5/2026).

Baca juga: Siaga Bencana! BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Melanda Aceh Hingga 20 April

Berdasarkan data resmi yang dihimpun BPBA, sebanyak 155 jiwa warga terdampak langsung oleh musibah ini. Sebanyak 26 unit rumah mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan berbeda-beda: 4 rumah rusak berat, 15 rumah rusak sedang, dan 7 lainnya rusak ringan. Beruntung, hingga kini tidak ada laporan korban jiwa akibat kejadian ini.

“Air sudah mulai surut. Korban terdampak banjir 155 jiwa. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini,” tegasnya.

Baca juga: Gubernur Aceh Raih Penghargaan Kepala Daerah Terbaik di Pimred Award 2025

Segera setelah kejadian, tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat, evakuasi, serta pembersihan sisa material yang menumpuk. Satu unit alat berat juga diturunkan guna mempercepat pengangkatan tumpukan kayu, bebatuan dan endapan lumpur yang menutupi jalan raya.

Hingga Minggu siang, akses jalan nasional yang sempat lumpuh total sudah dibuka kembali dan dapat dilalui kendaraan. Meski demikian, petugas di lapangan tetap mengimbau para pengendara agar berhati-hati dan memperlambat laju kendaraan, karena permukaan jalan masih tertutup sisa lumpur dan berpotensi licin.

Saat ini, proses pendataan kerusakan serta penyaluran bantuan logistik dan kebutuhan dasar terus dikoordinasikan oleh pemerintah daerah agar kebutuhan warga terpenuhi selama masa pemulihan pascabencana.***

Komentar Batalkan balasan

BERITA TERKAIT

Banjir Kembali Rendam Sejumlah Gampong di Lhoksukon Aceh Utara, Dua Sekolah Tergenang

BERITA

Viral! Pelajar di Aceh Tengah Pertaruhkan Nyawa Menyeberangi Sungai Demi Sekolah

ACEH

Banjir Rob Rendam Kawasan Pesisir Langsa, Akses ke Pelabuhan Tertutup

ACEH

Berita Populer

Aceh World Time Logo
PORTAL BERITA TERDEPAN

Baca Berita Terkini & Terpercaya

Informasi akurat & transparan seputar Aceh & Nasional.

Kunjungi Website
INSTAGRAM OFFICIAL

Jangan Lewatkan Update Visual Menarik!

Follow @acehworldtimenews untuk berita harian tercepat.

Follow Instagram
AKSES BERITA 24 JAM

Kabar Terkini Dalam Genggaman Anda

Cepat, tajam, dan up-to-date setiap saat.

Baca Sekarang
©2026 Aceh World Time | Design: Newspaperly WordPress Theme
Aceh World Time Logo
Redaksi | Tentang kami | Pedoman Media Siber
Copyright © 2026 AWT