Skip to content
Logo
IG
HOME ACEH NASIONAL DUNIA POLITIK HUKUM OLAHRAGA BOLA PENDIDIKAN EKONOMI OPINI
LAINNYA ▾
KRIMINAL BUDAYA KESEHATAN WISATA EDITORIAL

Banjir Kembali Rendam Sejumlah Gampong di Lhoksukon Aceh Utara, Dua Sekolah Tergenang

Posted on Mei 11, 2026 by admin
Petugas kepolisian memantau lokasi banjir di Lhoksukon, Aceh Utara, Minggu malam, air meluap akibat luapan Sungai Krueng Peuto. Foto: Polisi

ACEH UTARA – Banjir kembali melanda Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, sejak Minggu malam (10/5/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Air bah merendam pemukiman warga dan lahan pertanian di empat gampong, akibat meluapnya aliran Sungai Krueng Peuto yang merupakan anak sungai Krueng Keureuto. Peningkatan debit air ini dipicu curah hujan deras yang mengguyur wilayah Aceh Utara hingga ke kawasan hulu di Kabupaten Bener Meriah.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Trie Aprianto, melalui Kepala Seksi Humas AKP Bambang, menyampaikan bahwa ketinggian air yang menggenangi wilayah terdampak bervariasi antara 30 hingga 50 sentimeter. Menurut keterangannya, banjir ini terjadi bukan hanya karena curah hujan tinggi, tetapi juga diperparah oleh kondisi tanggul sungai yang sebelumnya sudah jebol dan hingga saat ini belum dilakukan perbaikan.

Baca juga: Everything You Wanted to Know About mega city’s

“Luapan air Sungai Krueng Peuto menggenangi rumah warga serta sebagian besar area persawahan. Kondisi ini dipicu tanggul yang sebelumnya jebol dan hingga kini belum diperbaiki,” ujar AKP Bambang.

Wilayah yang terendam banjir meliputi Gampong Kumbang, Gampong Dayah, Gampong Meunasah Krueng, dan Gampong Gelumpang. Tak hanya permukiman dan lahan pertanian, air bah juga merendam lingkungan dua fasilitas pendidikan, yaitu SMP Negeri 4 Lhoksukon dan SD Negeri 9 Lhoksukon.

Baca juga: Marine Combat Veteran Kills 12 In Crowded California Bar

Meski air merendam lingkungan pemukiman dan fasilitas umum, hingga saat ini aktivitas warga masih berjalan seperti biasa dan belum ada laporan mengenai warga yang harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Personel kepolisian dari Polsek Lhoksukon beserta Bhabinkamtibmas setempat terus berada di lokasi untuk memantau perkembangan kondisi air, serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati, mengingat debit air masih berpotensi naik kembali sewaktu-waktu.

Baca juga: Jalan Penghubung Samudera–Meurah Mulia Rusak Parah, Warga Keluhkan Minim Perhatian Pemerintah

AKP Bambang menjelaskan, curah hujan tinggi yang turun di wilayah pegunungan Bener Meriah menjadi penyebab utama meningkatnya aliran air sungai secara drastis yang kemudian mengalir deras ke wilayah dataran rendah di Lhoksukon. Masalah ini makin parah karena kondisi dasar sungai yang semakin dangkal akibat pendangkalan, sehingga kapasitas tampungan air berkurang dan mudah meluap ke pemukiman warga.

Untuk mencegah bencana serupa terus berulang di masa mendatang, pihaknya menegaskan perlunya penanganan jangka panjang dan penataan aliran air yang lebih baik. Langkah utama yang harus dilakukan adalah normalisasi atau pengerukan alur sepanjang Sungai Krueng Peuto serta perbaikan segera tanggul yang jebol agar berfungsi kembali menahan luapan air.

“Perlu adanya normalisasi di sepanjang aliran Sungai Krueng Peuto serta perbaikan tanggul yang jebol agar kejadian serupa dapat diminimalisir di masa mendatang,” pungkasnya.***

Komentar Batalkan balasan

BERITA TERKAIT

Warisan Leluhur Tetap Hidup, Petani Pulo Iboih Gelar Khanduri Blang Sambut Musim Tanam

ACEH

Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Sungai Ara Kundo, Diduga Terseret Arus Saat Memancing

BERITA

Jalan Penghubung Samudera–Meurah Mulia Rusak Parah, Warga Keluhkan Minim Perhatian Pemerintah

BERITA

Berita Populer

Aceh World Time Logo
PORTAL BERITA TERDEPAN

Baca Berita Terkini & Terpercaya

Informasi akurat & transparan seputar Aceh & Nasional.

Kunjungi Website
INSTAGRAM OFFICIAL

Jangan Lewatkan Update Visual Menarik!

Follow @acehworldtimenews untuk berita harian tercepat.

Follow Instagram
AKSES BERITA 24 JAM

Kabar Terkini Dalam Genggaman Anda

Cepat, tajam, dan up-to-date setiap saat.

Baca Sekarang
©2026 Aceh World Time | Design: Newspaperly WordPress Theme
Aceh World Time Logo
Redaksi | Tentang kami | Pedoman Media Siber
Copyright © 2026 AWT