Skip to content
Logo
IG
HOME ACEH NASIONAL DUNIA POLITIK HUKUM OLAHRAGA BOLA PENDIDIKAN EKONOMI OPINI
LAINNYA ▾
KRIMINAL BUDAYA KESEHATAN WISATA EDITORIAL

19 Nelayan Aceh Timur Tertangkap di Perairan Thailand, Bupati Minta Bantuan Kemenlu

Posted on Maret 13, 2026 by admin
Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky

ACEH TIMUR — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, telah mengajukan permohonan bantuan kepada Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI untuk memfasilitasi kepastian hukum dan keberadaan 19 nelayan daerah yang tertangkap di perairan Thailand.

Penangkapan terjadi pada 11 Maret 2026, yang melibatkan dua kapal nelayan asal Aceh Timur, yaitu KM. Anak Manja 02 dan KM. Jalur Gaza, beserta seluruh awak kapal (ABK)-nya.

Baca juga: This Travel Essential Will Banish Holiday Headaches

Dalam surat resmi yang diajukan, Bupati Iskandar menyatakan bahwa kejadian tersebut telah dilaporkan oleh Syahbandar Pelabuhan Perikanan Nusantara Idi. Ia meminta bantuan khusus kepada Direktur Jenderal Perlindungan Warga Negara Indonesia di Kemenlu.

“Kami memohon kepada Kementerian Luar Negeri RI c.q Direktur Jenderal Perlindungan Warga Negara Indonesia untuk dapat memfasilitasi kepastian hukum dan kepastian keberadaan nelayan-nelayan tersebut saat ini,” tulis Bupati Iskandar dalam suratnya.

Baca juga: Smelter-grade alumina production reaches 2 million tons: Local firm

Bupati juga menyertakan data lengkap terkait kapal dan nelayan yang tertangkap:

KM. Anak Manja 02 (14 ABK):

Baca juga: Mutia Ayu Masih Dihantui Rindu pada Glenn Fredly

• Adnan Usman (Kapten)

• Maulana (ABK)

• Anwar (ABK)

• Rasyidin (ABK)

• Raihendy (ABK)

• Muzakir (ABK)

• Musliady (ABK)

• Zulkifli (ABK)

• Novindra (ABK)

• Darmadan (ABK)

• Saifulli (ABK)

• Zulkifli (ABK)

• Muhammad Yunus (ABK)

• Muhammad Sahputra (ABK)

KM. Jalur Gaza (5 ABK):

• Zarkasyi (Kapten)

• Hamdani (ABK)

• Samsul Bahri (ABK)

• Yahdi Kumullah (ABK)

• Syarkawi (ABK)

Seorang sumber di Aceh Timur mengungkapkan kekhawatiran terhadap nasib para nelayan. “Kami sangat khawatir dengan nasib nelayan-nelayan kita yang sedang ditahan di Thailand. Kami berharap Kemenlu dapat membantu mereka secepatnya,” ujar sumber tersebut.

Sumber itu juga menambahkan bahwa kasus ini menunjukkan tantangan besar yang dihadapi nelayan lokal di laut. “Penangkapan ini menunjukkan bahwa masih ada banyak tantangan yang dihadapi oleh nelayan kita di laut. Kami berharap pemerintah dapat lebih serius dalam melindungi hak-hak nelayan kita,” pungkasnya.***

Komentar Batalkan balasan

BERITA TERKAIT

Bupati Al-Farlaky Lantik Pengurus MAA Aceh Timur: Hidupkan Kembali Peran Adat Sebagai Pondasi Negeri

ACEH

Gelar Hajatan Musik Keyboard, Warga dan Pihak Desa Arul Pinang Diklarifikasi Satpol PP

ACEH

Sumur Minyak Tradisional Ludes Terbakar di Aceh Timur, Penyebab Ledakan Diselidiki

BERITA

Berita Populer

Aceh World Time Logo
PORTAL BERITA TERDEPAN

Baca Berita Terkini & Terpercaya

Informasi akurat & transparan seputar Aceh & Nasional.

Kunjungi Website
INSTAGRAM OFFICIAL

Jangan Lewatkan Update Visual Menarik!

Follow @acehworldtimenews untuk berita harian tercepat.

Follow Instagram
AKSES BERITA 24 JAM

Kabar Terkini Dalam Genggaman Anda

Cepat, tajam, dan up-to-date setiap saat.

Baca Sekarang
©2026 Aceh World Time | Design: Newspaperly WordPress Theme
Aceh World Time Logo
Redaksi | Tentang kami | Pedoman Media Siber
Copyright © 2026 AWT