Skip to content
Logo
IG
HOME ACEH NASIONAL DUNIA POLITIK HUKUM OLAHRAGA BOLA PENDIDIKAN EKONOMI OPINI
LAINNYA ▾
KRIMINAL BUDAYA KESEHATAN WISATA EDITORIAL

RSUD Cut Meutia Minta Maaf atas Kasus Kasur Berbelatung dan Berjanji Tingkatkan Pelayanan

Posted on Oktober 6, 2025 by admin
Direktur RSUD Cut Meutia, dr. Syarifah Rohaya, SpM

LHOKSEUMAWE – Manajemen RSUD Cut Meutia di Aceh Utara menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga pasien serta masyarakat luas menyusul viralnya kasus pasien yang terpaksa menggunakan kasur dalam kondisi tidak layak karena ditemukan belatung.

Direktur RSUD Cut Meutia, dr. Syarifah Rohaya, SpM, Senin (06/10/2025) menegaskan bahwa pihaknya langsung mengambil langkah perbaikan. Upaya tersebut mencakup peningkatan fasilitas, sarana, prasarana, serta kualitas sumber daya manusia, baik tenaga medis maupun staf manajemen rumah sakit.

Baca juga: Hari TBC Sedunia 2025 di RSU Cut Meutia: Edukasi Interaktif

Menurut dr. Syarifah, kejadian ini terjadi akibat kesalahan manusia (human error) dalam pelayanan, di mana kasur yang seharusnya sudah tidak digunakan karena kondisinya tidak layak justru kembali dipakai.

“Faktor beban kerja yang tinggi, tingginya jumlah pasien, dan keterbatasan ruang perawatan saat itu turut memengaruhi terjadinya insiden ini,” ungkapnya.

Baca juga: H. Rifarhan Sampaikan Rasa Terima Kasih kepada Bupati, Ketua DPRK, dan Imum Jon yang Kunjungi Korban Kebakaran di Bayu

Setelah kasus ini menjadi perhatian publik, dr. Syarifah segera menggelar rapat dengan jajaran manajemen untuk melakukan investigasi menyeluruh. Hasilnya, dalam waktu 24 jam, rumah sakit memutuskan untuk mengganti kepala ruangan yang bertanggung jawab, memberikan pembinaan kepada petugas yang dianggap kurang responsif terhadap keluhan pasien, serta melakukan penataan ulang ruang perawatan terkait.

“Manajemen juga telah menyebarkan informasi terkait kejadian ini ke seluruh unit pelayanan agar peristiwa serupa tidak terulang,” tambah dr. Syarifah.

Baca juga: Kadinsos Aceh Dr. Muslem Tekankan Pendampingan Lansia dan Disabilitas dalam Penyaluran Bantuan Beras

Lebih lanjut, RSUD Cut Meutia berkomitmen untuk memperbaiki komunikasi antara tenaga kesehatan dan pasien dengan memperkuat standar operasional prosedur (SOP) serta alur pelayanan. Dr. Syarifah menekankan pentingnya sikap empati dalam pelayanan. “Kami selalu mengingatkan petugas bahwa mereka melayani pasien yang sedang dalam kondisi sakit, sehingga empati harus menjadi prioritas,” katanya.

Sebagai rumah sakit tipe B pendidikan dan rujukan antar-kabupaten, RSUD Cut Meutia memandang insiden ini sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas layanan. Manajemen juga membuka saluran pengaduan, baik secara langsung maupun melalui media sosial, untuk menampung kritik dan saran dari masyarakat.

“Kami akan mengelola setiap masukan dan keluhan dengan baik agar dapat diubah menjadi pengalaman positif bagi pasien yang menerima pelayanan di RSUD Cut Meutia,” tutup dr. Syarifah.

Komentar Batalkan balasan

BERITA TERKAIT

Regulasi PSSI Halangi Zac Tyson Gabung Persiraja Banda Aceh

BOLA

Penggeledahan Kasus TPPU Febrie Adriansyah Sasar Sejumlah Lokasi

HUKUM

Bejo Sugiantoro Meninggal Usai Kolaps di Lapangan Surabaya

NASIONAL

Berita Populer

Aceh World Time Logo
PORTAL BERITA TERDEPAN

Baca Berita Terkini & Terpercaya

Informasi akurat & transparan seputar Aceh & Nasional.

Kunjungi Website
INSTAGRAM OFFICIAL

Jangan Lewatkan Update Visual Menarik!

Follow @acehworldtimenews untuk berita harian tercepat.

Follow Instagram
AKSES BERITA 24 JAM

Kabar Terkini Dalam Genggaman Anda

Cepat, tajam, dan up-to-date setiap saat.

Baca Sekarang
©2026 Aceh World Time | Design: Newspaperly WordPress Theme
Aceh World Time Logo
Redaksi | Tentang kami | Pedoman Media Siber
Copyright © 2026 AWT