Skip to content
Logo
IG
HOME ACEH NASIONAL DUNIA POLITIK HUKUM OLAHRAGA BOLA PENDIDIKAN EKONOMI OPINI
LAINNYA ▾
KRIMINAL BUDAYA KESEHATAN WISATA EDITORIAL

Anak Yatim Piatu di RSUD Cut Meutia Aceh Utara Derita Sindrom Guillain-Barré, Dirujuk ke RSUDZA

Posted on Mei 7, 2025Mei 8, 2025 by admin
Humas RSU Cut Meutia, dr. Harry Laksamana

Aceh Utara – Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun 10 bulan asal Gampong Blang Pha, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, dirujuk ke RSUDZA Banda Aceh pada Selasa (6/5/2025). Bocah yatim piatu bernama M Sultan Az-Zahir tersebut didiagnosis menderita Sindrom Guillain-Barré (SGB), penyakit autoimun langka yang menyerang saraf perifer.

Sebelumnya, Sultan dirawat intensif di Pediatric Intensive Care Unit (PICU) RSU Cut Meutia Aceh Utara sejak Sabtu (3/5/2025). Namun, akibat kondisi yang semakin memburuk dan keterbatasan fasilitas neurologi anak, pihak rumah sakit memutuskan merujuknya ke RSUDZA untuk penanganan lebih lanjut oleh dokter spesialis saraf anak.

Baca juga: Pendeta Pemilik Akun TikTok Penghina Nabi Muhammad SAW Dilimpahkan ke Kejari Banda Aceh

“Pasien menunjukkan gejala khas GBS, yaitu kelemahan otot progresif hingga lumpuh layu. Karena tidak ada spesialis saraf anak di sini, kami merujuknya ke RSUZA,” jelas dr. Harry Laksamana, Humas RSU Cut Meutia, Rabu (7/5/2025).

Sindrom Guillain-Barré merupakan penyakit autoimun serius di mana sistem kekebalan tubuh menyerang saraf, menyebabkan gejala seperti kesemutan, mati rasa, kelemahan otot, hingga kelumpuhan. Awalnya, Sultan mengalami demam dan flu ringan, yang kemudian berkembang menjadi mual, muntah, serta kelemahan otot yang memburuk dengan cepat.

Baca juga: H. Rifarhan Sampaikan Rasa Terima Kasih kepada Bupati, Ketua DPRK, dan Imum Jon yang Kunjungi Korban Kebakaran di Bayu

“GBS bukan penyakit keturunan, melainkan dipicu infeksi virus atau lingkungan tidak sehat. Jika terlambat ditangani, dapat mengancam fungsi pernapasan,” tambah dr. Harry. Meski berbahaya, peluang sembuh tetap tinggi dengan penanganan medis tepat, fisioterapi, dan dukungan pernapasan jika diperlukan.

Pemerintah Kabupaten Aceh Utara turut memberikan perhatian dengan mendampingi proses rujukan. Sebelumnya, Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, SE, MM, bersama Ketua DPRK Aceh Utara Arafat Ali, SE, MM, dan Ketua PWI Lhokseumawe Sayuti Achmad, sempat menjenguk Sultan di RSUD Cut Meutia pada Selasa (6/5/2025).

Baca juga: Tas Keluarga Pasien Raib dari Kamar VIP RS Harapan Bunda, Keamanan Rumah Sakit Disorot

Saat ini, kondisi Sultan terus dipantau secara ketat, dan keluarga berharap ia segera pulih sepenuhnya.

Komentar Batalkan balasan

BERITA TERKAIT

Harga Emas di Banda Aceh Mendekati Rp 7 Juta per Mayam

ACEH

Teungku Muhammad: Perajin Rapa’i yang Tersisa di Aceh Utara

ACEH

Komisi II DPR Evaluasi KPU-Bawaslu Usai 24 Pilkada Ulang

NASIONAL

Berita Populer

Aceh World Time Logo
PORTAL BERITA TERDEPAN

Baca Berita Terkini & Terpercaya

Informasi akurat & transparan seputar Aceh & Nasional.

Kunjungi Website
INSTAGRAM OFFICIAL

Jangan Lewatkan Update Visual Menarik!

Follow @acehworldtimenews untuk berita harian tercepat.

Follow Instagram
AKSES BERITA 24 JAM

Kabar Terkini Dalam Genggaman Anda

Cepat, tajam, dan up-to-date setiap saat.

Baca Sekarang
©2026 Aceh World Time | Design: Newspaperly WordPress Theme
Aceh World Time Logo
Redaksi | Tentang kami | Pedoman Media Siber
Copyright © 2026 AWT