Skip to content
Logo
IG
HOME ACEH NASIONAL DUNIA POLITIK HUKUM OLAHRAGA BOLA PENDIDIKAN EKONOMI OPINI
LAINNYA ▾
KRIMINAL BUDAYA KESEHATAN WISATA EDITORIAL

Irak Kecam Serangan Gabungan AS-Saudi yang Tewaskan 20 Orang

Posted on Juli 30, 2026 by Ody Yunanda
Irak mengecam serangan gabungan Amerika Serikat dan Arab Saudi yang menewaskan 20 orang pada 29/07/2026. Baghdad menyebut serangan itu melanggar hukum internasional.

IRAK – Irak Kecam Serangan Gabungan AS-Saudi setelah operasi militer Amerika Serikat dan Arab Saudi di sejumlah wilayah negara tersebut menewaskan 20 orang pada 29/07/2026. Kecaman itu disampaikan Perdana Menteri Ali Falih Al Zaidi dalam pertemuan darurat bersama partai koalisi Kerangka Koordinasi.

“Kerangka Koordinasi mengutuk keras agresi yang menargetkan wilayah Irak, yang mengakibatkan syahidnya sejumlah anggota Pasukan Mobilisasi Rakyat dan korban luka lain,” demikian pernyataan resmi Kantor Perdana Menteri di X.

Baca juga: Agen Federal Dorong Wanita hingga Jatuh di Gedung Imigrasi New York, Picu Kemarahan Publik

Irak Sebut Serangan Langgar Hukum Internasional

Pemerintah Irak menyatakan serangan Amerika Serikat dan Arab Saudi ke tujuh provinsi di negara itu telah melanggar hukum internasional serta Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Serangan ini merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan Irak dan kesucian tanahnya. Segala bentuk pelanggaran atau kompromi terhadap keamanan dan kedaulatan Irak tidak akan ditoleransi dalam keadaan apa pun,” lanjut pernyataan koalisi tersebut.

Baca juga: Warga Lice, Turki Alami Gangguan Kesehatan Usai Pembakaran 20 Ton Ganja Sitaan

PMF Bantah Tuduhan Arab Saudi

Arab Saudi dan Amerika Serikat menargetkan Hashed al Shaabi atau Pasukan Mobilisasi Rakyat (PMF) di Irak. Kelompok tersebut dituduh ikut berperan dalam serangan terhadap fasilitas milik Riyadh dan Washington.

Namun, pihak PMF membantah tuduhan Arab Saudi. Mereka menyebut tudingan Riyadh hanyalah “rekayasa” dan menegaskan akan memberikan balasan atas serangan tersebut.

Baca juga: Krisis Migrasi Ceuta Memanas, Warga Bentrok dengan Migran

“Tindakan bodoh Saudi apa pun akan ditanggapi dengan keras,” demikian pernyataan PMF.

Serangan Terjadi di Tengah Konflik AS dan Iran

Untuk pertama kalinya sejak perang Amerika Serikat dan Iran pecah, Arab Saudi mengakui tindakan militer tersebut. Selama ini Riyadh mengklaim terus menahan diri, meski wilayah yang menjadi lokasi pangkalan militer Amerika Serikat turut menjadi sasaran serangan Iran.

Operasi gabungan Amerika Serikat dan Arab Saudi berlangsung di tengah perang yang kembali pecah antara Amerika Serikat dan Iran pada pekan ini.

Selain serangan di Irak, Arab Saudi dan milisi Houthi di Yaman yang didukung Iran juga saling melancarkan serangan dalam beberapa waktu terakhir. Houthi bahkan memblokir jalur maritim Arab Saudi di Laut Merah.

Komentar Batalkan balasan

BERITA TERKAIT

Italia Kerahkan Ratusan Personel Militer ke Kawasan Teluk

DUNIA

Rudal Iran Hantam Kuwait, Gedung Perusahaan China Alami Kerusakan

DUNIA

Pemimpin Tertinggi Iran Klaim Serangan ke Pangkalan AS di Qatar sebagai “Tamparan di Wajah Amerika”

DUNIA

Berita Populer

Aceh World Time Logo
PORTAL BERITA TERDEPAN

Baca Berita Terkini & Terpercaya

Informasi akurat & transparan seputar Aceh & Nasional.

Kunjungi Website
INSTAGRAM OFFICIAL

Jangan Lewatkan Update Visual Menarik!

Follow @acehworldtimenews untuk berita harian tercepat.

Follow Instagram
AKSES BERITA 24 JAM

Kabar Terkini Dalam Genggaman Anda

Cepat, tajam, dan up-to-date setiap saat.

Baca Sekarang
©2026 Aceh World Time | Design: Newspaperly WordPress Theme
Aceh World Time Logo
Redaksi | Tentang kami | Pedoman Media Siber
Copyright © 2026 AWT