BANDA ACEH – Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Pusat yang juga Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, menunjuk Saiful Bahri yang akrab disapa Pon Yaya sebagai Ketua KPA Wilayah Samudra Pase.
Penunjukan tersebut dilakukan untuk mengisi posisi yang sebelumnya dijabat almarhum Tgk Abu Bakar A. Latif atau Abu Len, yang meninggal dunia pada 3 Februari 2026 di Rumah Sakit Umum Cut Mutia, Aceh Utara.
Surat keputusan atau surat angkée penunjukan Pon Yaya diserahkan langsung oleh Mualem di Meuligoe Gubernur Aceh, Banda Aceh, pada Jumat, 6 Maret 2026.
Keputusan itu tertuang dalam surat bernomor 04/KPA/III/2026 yang ditandatangani Ketua KPA Pusat, Muzakir Manaf.
Juru Bicara KPA Pusat, Zakaria N. Yacob atau yang dikenal dengan Bang Jack Libya, menyampaikan bahwa penunjukan tersebut dilakukan guna mengisi kekosongan kepemimpinan KPA di wilayah Pase setelah wafatnya Abu Len.
“Benar, Mualem telah menunjuk Saiful Bahri atau Pon Yaya sebagai Ketua KPA Wilayah Samudra Pase untuk melanjutkan kepemimpinan yang sebelumnya dipegang almarhum Abu Len,” ujar Jack Libya.
Ia menambahkan, keputusan tersebut diharapkan dapat memastikan roda organisasi KPA di wilayah Pase tetap berjalan sebagaimana mestinya.
Rekam Jejak Pon Yaya
Menurut Jack Libya, Pon Yaya dipandang memiliki pengalaman panjang dalam struktur perjuangan maupun dalam organisasi setelah perdamaian Aceh.
Pon Yaya merupakan mantan pejuang Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di wilayah Samudra Pase. Dalam struktur GAM, ia dikenal dengan sandi Tanggy Buloh.
Selama masa perjuangan, ia pernah memegang sejumlah posisi penting, di antaranya Komandan Pasukan Rimueng Tapa serta Komandan Kompi A 0015 Daerah II Wilayah Samudra Pase.
Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Panglima Sagoe Tgk Syik di Buloh hingga Komandan Operasi Daerah II Tgk Syik di Cot Plieng, wilayah Samudra Pase.
Setelah penandatanganan MoU Helsinki, Pon Yaya aktif dalam struktur KPA dan pernah memimpin organisasi tersebut di tingkat sagoe.
Saat ini, Pon Yaya juga menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Fraksi Partai Aceh untuk daerah pemilihan Aceh Utara–Lhokseumawe periode 2024–2029.
Selain itu, ia pernah dipercaya sebagai Ketua DPRA pada periode 2022–2023. Pon Yaya juga menjabat Ketua Umum KONI Aceh masa bakti 2025–2029 serta Bendahara Umum Partai Aceh. ***



Komentar