
DENPASAR – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., meraih penghargaan The Indonesia Leadership Matrix Awards (ILMA) 2026 dalam kategori The Best Leader in Fiscal Innovation, Regional Resilience, and Islamic Governance Enforcement.
Penghargaan tersebut diberikan oleh Seven Media Asia dalam acara yang berlangsung di Platinum Hotel Jimbaran Beach, Bali, Jumat (16/10/2026).
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap kepemimpinan dan tata kelola pemerintahan daerah yang dinilai responsif sepanjang 2026, terutama dalam inovasi fiskal, ketahanan wilayah, penanganan bencana, serta penerapan tata kelola pemerintahan berbasis syariat Islam.
Dalam kategori tersebut, Al-Farlaky mendapat apresiasi atas sejumlah aspek kepemimpinan, termasuk upaya menjaga stabilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) di tengah tekanan fiskal akibat pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat.
Selain pengelolaan keuangan daerah, respons pemerintah Kabupaten Aceh Timur terhadap bencana, khususnya di kawasan terdampak dan wilayah yang sulit dijangkau, turut menjadi bagian dari aspek penilaian penyelenggara.
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky mengatakan, penghargaan tersebut bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan motivasi bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus bekerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tantangan yang dihadapi daerah masih cukup besar, mulai dari keterbatasan fiskal hingga pemulihan pascabencana. Karena itu, pemerintah harus mampu mencari terobosan, mengelola anggaran secara cermat, dan memastikan setiap kebijakan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Al-Farlaky.
Ia menegaskan, pengelolaan keuangan daerah harus dilakukan secara hati-hati dengan mengutamakan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, pemerintah daerah juga perlu memperkuat sumber pendapatan, meningkatkan efisiensi belanja, serta menjaga akuntabilitas dalam penggunaan anggaran agar pembangunan tetap berjalan di tengah keterbatasan fiskal.
Selain inovasi fiskal, penanganan bencana dan pemulihan kehidupan masyarakat menjadi perhatian dalam kepemimpinan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur.
Al-Farlaky menyebutkan, penanganan bencana tidak boleh berhenti pada penyaluran bantuan darurat. Pemerintah juga harus memastikan pemulihan tempat tinggal, infrastruktur, aktivitas ekonomi, dan pelayanan dasar masyarakat terdampak berjalan secara berkelanjutan.

“Bagi kami, yang paling penting adalah bagaimana masyarakat bisa kembali menjalani kehidupan secara normal. Pemerintah harus hadir, terutama bagi warga yang sedang menghadapi kesulitan. Penanganan bencana membutuhkan kerja bersama, koordinasi yang kuat, dan komitmen agar proses pemulihan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, koordinasi antarpihak dan komitmen seluruh jajaran pemerintah sangat diperlukan agar proses pemulihan dapat berlangsung sesuai kebutuhan warga.
Penghargaan ILMA 2026 yang diterima Al-Farlaky juga mencakup aspek penegakan tata kelola pemerintahan berbasis syariat Islam.
Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terus berupaya menjalankan kebijakan daerah dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku, menjaga ketertiban umum, serta mengedepankan nilai-nilai syariat Islam yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Aceh.
Al-Farlaky berharap penghargaan tersebut dapat mendorong seluruh perangkat daerah untuk meningkatkan disiplin, memperkuat koordinasi, serta menghadirkan pelayanan publik yang lebih terbuka dan bertanggung jawab.
“Penghargaan ini bukan akhir dari pekerjaan kita. Justru menjadi pengingat bahwa masih banyak yang harus dibenahi. Kami ingin setiap perangkat daerah bekerja dengan serius, menjaga kepercayaan masyarakat, dan memastikan pembangunan berjalan dengan baik,” tutup politisi muda dari pesisir timur Aceh tersebut.
Dengan penghargaan ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur diharapkan terus memperkuat inovasi dalam pengelolaan keuangan daerah, meningkatkan ketangguhan menghadapi bencana, dan menghadirkan pelayanan publik yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.(*)

BERITA TERKAIT
Akses Warga Kembali Lancar! Bupati Aceh Timur Resmikan Jembatan Keude Ong dan Bantu Masjid Rp100 Juta
ACEHPejuang Gerilya Kolombia Lancarkan Serangan Bom, 4 Orang Terluka
DUNIAPresiden Prabowo Akan Terima Kunjungan Presiden Afrika Selatan di Istana Merdeka
NASIONAL