News
Beranda » Duel Saat Kabur dari Kejaran Warga, Terduga Pencuri di Kajhu Putus Pergelangan Tangan

Duel Saat Kabur dari Kejaran Warga, Terduga Pencuri di Kajhu Putus Pergelangan Tangan

Ilustrasi

ACEH BESAR – Aksi pencurian yang diduga dilakukan seorang pria berinisial BT (52) di Gampong Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, berakhir dramatis. Terduga pelaku mengalami putus pergelangan tangan setelah terlibat perlawanan dengan warga saat berusaha melarikan diri usai dipergoki mencuri.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (13/6/2026) sekitar pukul 03.35 WIB. BT diduga bersama seorang rekannya masuk ke pekarangan rumah warga bernama Jafaruddin (55) dengan tujuan mencuri tabung gas LPG dan sepeda motor.

Menurut keterangan polisi, Jafaruddin yang sedang berada di dalam rumah terbangun setelah mendengar suara mencurigakan dari arah belakang rumah. Saat memeriksa melalui jendela, ia melihat dua orang tak dikenal berada di pekarangan rumahnya.

Salah seorang diduga sedang mengangkat tabung gas LPG, sementara rekannya berusaha membawa sepeda motor milik korban. Menyadari aksinya diketahui pemilik rumah, kedua terduga pelaku langsung melarikan diri dengan melompati pagar.

Jafaruddin kemudian berteriak meminta pertolongan dengan meneriakkan kata “maling”. Teriakan tersebut mengundang perhatian warga sekitar yang kemudian ikut melakukan pengejaran.

Pensiunan TNI Suardi (62) Hilang di Aceh Besar Sejak 24 Maret, Keluarga Minta Bantuan Masyarakat

Kapolsek Baitussalam, Iptu Riyan Asriyadi, mengatakan salah satu terduga pelaku membawa sebilah pisau saat melarikan diri. Dalam proses pengejaran, warga berupaya menghadang menggunakan kayu untuk melindungi diri dari kemungkinan serangan.

“Terduga pelaku melakukan perlawanan menggunakan pisau terhadap warga yang mengejarnya,” ujar Riyan dalam keterangannya, Senin (15/6/2026).

Polisi menjelaskan, warga telah berulang kali meminta pelaku untuk membuang pisau yang dibawanya. Namun imbauan tersebut tidak dihiraukan. Terduga pelaku justru disebut mengejar Jafaruddin sambil mengacungkan senjata tajam tersebut.

Dalam situasi yang menegangkan itu, Jafaruddin melihat sebuah parang yang tersangkut di pepohonan sekitar lokasi kejadian. Ia kemudian mengambil parang tersebut untuk mempertahankan diri dari serangan pelaku.

Saat pelaku menyerang, Jafaruddin melakukan tangkisan secara refleks menggunakan parang. Tangkisan tersebut mengenai tangan terduga pelaku hingga menyebabkan pergelangan tangannya putus.

Seribu Anggota KPA Pase Gelar Ziarah dan Doa Bersama di Makam Teungku Hasan Tiro

“Dalam kondisi gelap, korban baru mengetahui pergelangan tangan pelaku putus setelah mendengar yang bersangkutan merintih kesakitan,” jelas Riyan.

Setelah berhasil dilumpuhkan, warga segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Baitussalam. Petugas yang tiba di lokasi kemudian mengevakuasi BT ke RSUD dr Zainoel Abidin Banda Aceh menggunakan mobil patroli untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, Keuchik Gampong Kajhu, Khairizal, menegaskan bahwa warga yang melakukan pengejaran tidak membawa senjata tajam sejak awal. Mereka hanya menggunakan kayu untuk menghindari serangan dari pelaku yang terus mengacungkan pisau.

Menurutnya, pelaku beberapa kali menyerang warga yang berusaha menghadang jalur pelariannya. Karena dianggap membahayakan keselamatan masyarakat, warga akhirnya berupaya melumpuhkan pelaku.

“Kalau tidak dilumpuhkan, bisa saja masyarakat yang menjadi korban tusukan,” kata Khairizal.

Abu Ulee Titi Apresiasi Program BKBS dan Santunan Anak Yatim dari Pemkab Aceh Besar

Ia juga memastikan tidak terjadi aksi main hakim sendiri setelah pelaku berhasil diamankan. Warga justru segera berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.

Saat ini, kasus dugaan pencurian disertai pengancaman tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. Polisi juga masih melakukan penyelidikan terkait keterlibatan satu terduga pelaku lainnya yang berhasil melarikan diri.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement