
NAGAN RAYA – Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Kecamatan Seunagan (IPELMAGAN) mendesak agar Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nagan Raya segera dicopot dari jabatannya menyusul mencuatnya persoalan dugaan perbuatan tidak pantas bersama seorang perempuan di rumah dinas Ketua DPRK yang kini menjadi perhatian publik.
Desakan tersebut disampaikan Syahir Dzaki dari IPELMAGAN, Sabtu (31/10/2026). Ia menilai persoalan tersebut tidak lagi semata-mata menyangkut urusan pribadi, tetapi juga berkaitan dengan etika, tanggung jawab moral, serta kehormatan lembaga legislatif.
Menurutnya, seseorang yang menduduki jabatan publik harus mampu menjaga perilaku dan integritas karena setiap tindakannya turut membawa nama baik lembaga serta memengaruhi kepercayaan masyarakat.
Ia menyayangkan apabila jabatan yang seharusnya menjadi simbol kehormatan dan representasi rakyat justru menjadi sorotan akibat persoalan yang dinilai mencederai etika dan tanggung jawab moral.
IPELMAGAN menilai, mempertahankan pejabat dalam posisi strategis tanpa evaluasi serius berpotensi semakin memperburuk kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif di Nagan Raya.
Karena itu, pihaknya mendesak partai politik yang bersangkutan segera mengambil sikap tegas dan memproses pencopotan Ketua DPRK Nagan Raya sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
“Jangan sampai kepentingan politik lebih diutamakan daripada kehormatan lembaga. Ketua DPRK adalah jabatan yang membawa nama rakyat, bukan jabatan pribadi yang bisa dipertahankan tanpa mempertimbangkan tanggung jawab moral. Jika kepercayaan publik sudah tercoreng, maka pencopotan jabatan harus menjadi langkah serius untuk diproses,” tegas Syahir Dzaki.
Selain mendesak partai politik terkait, IPELMAGAN juga meminta DPRK Nagan Raya tidak bersikap diam dalam menyikapi persoalan tersebut.
Mereka turut mendesak aparat penegak hukum agar menangani perkara yang menjadi perhatian publik itu secara transparan, profesional, dan sesuai ketentuan hukum.
Syahir menegaskan, desakan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kehormatan lembaga legislatif dan kepercayaan masyarakat Nagan Raya.
“IPELMAGAN mendesak pencopotan Ketua DPRK Nagan Raya. Jangan biarkan marwah lembaga legislatif dipertaruhkan hanya demi mempertahankan satu kursi kekuasaan. Jabatan adalah amanah rakyat, dan rakyat berhak menuntut pertanggungjawaban,” tutupnya.(*)

BERITA TERKAIT
Beutong Ateuh Banggalang: Warisan Peradaban yang Wajib Diselamatkan dari Eksploitasi Tambang
OPINITerpergok Istrinya di Rumah Dinas, Ketua DPRK Nagan Raya Jadi Sorotan, Satu Perempuan Diamankan Polisi
ACEHDua Tahun Kepemimpinan TRK–Raja Sayang, Ipelmasra Tuntut Bukti Nyata untuk Rakyat
ACEH