
AWT – Indonesia masuk dalam jajaran negara dengan tingkat pandangan negatif tertinggi terhadap Israel. Berdasarkan Spring 2026 Global Attitudes Survey yang dirilis Pew Research Center, sebanyak 86 persen orang dewasa di Indonesia menyatakan memiliki pandangan tidak menguntungkan (unfavorable) terhadap Israel.
Angka tersebut menempatkan Indonesia di posisi keempat dari negara-negara yang disurvei dengan persentase pandangan negatif tertinggi. Indonesia berada di bawah Turki, Pakistan, dan Malaysia.
Survei Pew Research Center melibatkan 44.657 responden di 36 negara dan dilakukan pada 8 Februari hingga 13 Mei 2026. Sebagian besar wawancara berlangsung setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan kampanye militer terhadap Iran pada 28 Februari 2026.
Turki menjadi negara dengan pandangan paling negatif terhadap Israel. Sebanyak 97 persen responden di negara tersebut menyatakan memiliki pandangan tidak menguntungkan terhadap Israel.
Berikut 15 negara dengan persentase pandangan negatif terhadap Israel tertinggi dalam survei tersebut:
1. Turki – 97 persen
2. Pakistan – 95 persen
3. Malaysia – 89 persen
4. Indonesia – 86 persen
5. Jepang – 83 persen
6. Australia – 79 persen
7. Bangladesh – 79 persen
8. Swedia – 78 persen
9. Spanyol – 78 persen
10. Belanda – 76 persen
11. Italia – 75 persen
12. Jerman – 73 persen
13. Singapura – 72 persen
14. Korea Selatan – 70 persen
15. Polandia – 70 persen
Pandangan Negatif Meningkat
Pew Research Center juga mencatat adanya peningkatan pandangan negatif terhadap Israel di Indonesia dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada 2025, sebanyak 80 persen responden Indonesia menyatakan memiliki pandangan tidak menguntungkan terhadap Israel. Angka itu meningkat menjadi 86 persen pada 2026, atau naik enam poin persentase.
Sebaliknya, proporsi responden yang memiliki pandangan menguntungkan terhadap Israel turun dari 17 persen pada 2025 menjadi 13 persen pada 2026.
Rincian survei menunjukkan bahwa 68 persen responden Indonesia memiliki pandangan sangat tidak menguntungkan (very unfavorable), sementara 18 persen lainnya masuk kategori agak tidak menguntungkan (somewhat unfavorable).
Sementara itu, hanya 4 persen responden yang menyatakan memiliki pandangan sangat menguntungkan dan 9 persen memiliki pandangan agak menguntungkan terhadap Israel.
Temuan tersebut menunjukkan bahwa tingginya angka pandangan negatif di Indonesia lebih banyak didorong oleh responden yang memiliki persepsi sangat negatif terhadap Israel.
Bukan Hanya Negara Mayoritas Muslim
Tingginya persepsi negatif terhadap Israel tidak hanya ditemukan di negara-negara mayoritas Muslim.
Sejumlah negara Eropa dan Asia juga mencatat angka yang tinggi. Swedia dan Spanyol, misalnya, sama-sama berada di angka 78 persen. Belanda mencapai 76 persen, Italia 75 persen, Jerman 73 persen, sementara Polandia dan Korea Selatan masing-masing 70 persen.
Pew Research Center mencatat bahwa pandangan terhadap Israel sangat negatif di sejumlah negara mayoritas Muslim yang disurvei, termasuk Bangladesh, Indonesia, Malaysia, Pakistan, dan Turki, serta wilayah Tepi Barat dan Yerusalem Timur.
Pakistan mencatat 95 persen pandangan negatif, Malaysia 89 persen, Indonesia 86 persen, Bangladesh 79 persen, sedangkan Turki mencapai 97 persen.
Namun, fenomena tersebut juga terlihat di berbagai negara non-Muslim, khususnya di Eropa, yang mayoritas respondennya memberikan penilaian negatif terhadap Israel.
Kepercayaan terhadap Netanyahu Juga Merosot
Survei Pew tidak hanya mengukur persepsi masyarakat terhadap Israel sebagai sebuah negara. Responden juga ditanya mengenai tingkat kepercayaan mereka terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam menangani urusan dunia.
Di Indonesia, 83 persen responden menyatakan tidak terlalu percaya atau sama sekali tidak percaya kepada Netanyahu.
Angka tersebut meningkat dari 76 persen pada 2025 menjadi 83 persen pada 2026, atau naik tujuh poin persentase.
Temuan ini menunjukkan bahwa persepsi negatif publik Indonesia tidak hanya ditujukan terhadap Israel sebagai negara, tetapi juga tercermin dalam rendahnya tingkat kepercayaan terhadap pemimpinnya.
Indonesia Jauh di Atas Median Global
Secara keseluruhan, Pew Research Center menemukan bahwa dari 36 negara yang diteliti, median 67 persen orang dewasa memiliki pandangan negatif terhadap Israel, sementara hanya 25 persen yang memiliki pandangan positif.
Indonesia berada jauh di atas angka median global tersebut. Dengan 86 persen pandangan negatif, Indonesia memiliki selisih 19 poin persentase di atas median global.
Data tersebut menggambarkan bahwa Israel menghadapi persepsi publik yang cukup buruk di banyak negara yang masuk dalam survei Pew Research Center 2026, dengan Indonesia menjadi salah satu negara yang mencatat tingkat penolakan publik paling tinggi.***

BERITA TERKAIT
Israel Ancam Bunuh Pemimpin Iran Khamenei, Klaim Tak Butuh Izin AS
DUNIADelegasi Berbondong-bondong Tinggalkan Sidang PBB Saat Netanyahu Berpidato
DUNIAIran Konfirmasi Wafatnya Ali Khamenei, Tuduh AS dan Israel Bertanggung Jawab
DUNIA