
ACEH UTARA — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXVI tingkat Kemukiman Buloh Beureughang Tahun 2026 resmi dibuka pada Jumat malam, 2 Oktober 2026.
Pembukaan MTQ tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat pembinaan generasi Qur’ani sekaligus mempererat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat antargampong di wilayah Kemukiman Buloh Beureughang.
Pembukaan dilakukan secara simbolis oleh Camat Kuta Makmur, Hanifza Putra, S.STP., M.Si., sebagai tanda dimulainya seluruh rangkaian pelaksanaan MTQ ke-XXVI.
Acara tersebut turut dihadiri Anggota DPRA Saiful Bahri (Pon Yaya), Ketua DPRK Aceh Utara Arafat Ali, S.E., M.M., Ketua LPTQ Kuta Makmur Tgk. Zulfikri, S.Pd.I., Imum Mukim Buloh Blang Ara Zulfiandi Ali, Imum Mukim Keude Krueng Ismail, serta para tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur pemerintahan, peserta dan masyarakat dari sejumlah gampong.
Kegiatan MTQ ke-XXVI juga mendapat dukungan dari Himpunan Mahasiswa Kuta Makmur (HIMAKMUR). Sejumlah mahasiswa Kuta Makmur turut mengambil bagian dalam membantu masyarakat dan mendukung kelancaran kegiatan selama pelaksanaan MTQ.
Keterlibatan HIMAKMUR tidak hanya menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan, tetapi juga menunjukkan kepedulian generasi muda terhadap kehidupan sosial dan kemasyarakatan.
Mahasiswa ikut membantu berbagai kebutuhan masyarakat di lokasi kegiatan serta menciptakan suasana yang mendukung kelancaran rangkaian MTQ.
Keterlibatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan membutuhkan dukungan bersama dari berbagai unsur, termasuk generasi muda dan mahasiswa.
Pelaksanaan MTQ juga mendapat dukungan dari Abi Imum Syiek Masjid Jami’ Baitul Jannah, Tgk. Samsul Bahri, S.Sos.I., sebagai bagian dari dukungan terhadap kegiatan keagamaan serta pembinaan generasi muda di Kemukiman Buloh Beureughang.
MTQ ke-XXVI tidak hanya menjadi ajang untuk mencari peserta terbaik pada berbagai cabang yang diperlombakan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana pembinaan generasi agar semakin dekat dengan Al-Qur’an.
Kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an diharapkan berjalan seiring dengan pemahaman serta pengamalan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
Ketua Panitia MTQ ke-XXVI, Tgk. Munawir, S.H., mengatakan kegiatan tersebut diharapkan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
«“Kami berharap MTQ ini bukan hanya menjadi kegiatan seremonial dan perlombaan semata, tetapi benar-benar menjadi wadah untuk membina generasi muda agar semakin mencintai Al-Qur’an. Kami juga berharap seluruh peserta dapat mengikuti perlombaan dengan penuh semangat, menjunjung sportivitas, serta menjadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk meningkatkan kemampuan dan mempererat silaturahmi,” ujarnya.»
Menurutnya, keberhasilan MTQ tidak semata-mata diukur dari siapa yang meraih juara, tetapi juga dari sejauh mana kegiatan tersebut mampu menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
Sementara itu, Imum Mukim Buloh Beureughang, Muklis, A.Ma.Pd., berharap MTQ dapat menjadi bagian dari proses pembinaan generasi muda yang dilakukan secara berkelanjutan.
«“Harapan kami, melalui MTQ ini anak-anak kita semakin dekat dengan Al-Qur’an. Bukan hanya pandai membaca dan menghafalnya, tetapi juga memahami dan mengamalkan ajaran yang terkandung di dalamnya. Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan menjadi bagian dari pembinaan generasi di Kemukiman Buloh Beureughang,” ujarnya.»
Ia juga berharap dukungan masyarakat terhadap berbagai kegiatan keagamaan terus terjaga, sehingga pembinaan generasi Qur’ani tidak berhenti setelah seluruh rangkaian MTQ berakhir.
Selain menjadi wadah pembinaan generasi Qur’ani, MTQ ke-XXVI juga menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat antargampong di wilayah Kemukiman Buloh Beureughang.
Kehadiran tokoh daerah, tokoh agama, unsur pemerintahan, peserta, mahasiswa, serta masyarakat dalam pembukaan MTQ menunjukkan adanya dukungan bersama terhadap keberlangsungan kegiatan keagamaan di tingkat kemukiman.
Dengan resmi dibukanya MTQ ke-XXVI oleh Camat Kuta Makmur Hanifza Putra, seluruh rangkaian perlombaan diharapkan dapat berlangsung dengan lancar, tertib, sportif dan penuh keberkahan.
MTQ tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda tahunan untuk menentukan para juara, tetapi menjadi ruang bersama untuk mendekatkan generasi muda kepada Al-Qur’an, memperkuat kehidupan keagamaan, serta menjaga persaudaraan masyarakat Kemukiman Buloh Beureughang.***

BERITA TERKAIT
MTQ Gampong Cempeudak Ke-5 Siap Digelar, Usung Tema Pembinaan Generasi Qur’ani di Era AI
ACEHJalan Penghubung Samudera–Meurah Mulia Rusak Parah, Warga Keluhkan Minim Perhatian Pemerintah
BERITAHuntara Langkahan Kembali Rusak Diterjang Angin, FKM Pasee: Bukti Kegagalan Jamin Keselamatan Warga
ACEH