Skip to content
Logo
IG
HOME ACEH NASIONAL DUNIA POLITIK HUKUM OLAHRAGA BOLA PENDIDIKAN EKONOMI OPINI
LAINNYA ▾
KRIMINAL BUDAYA KESEHATAN WISATA EDITORIAL

Krisis Migrasi Ceuta Memanas, Warga Bentrok dengan Migran

Posted on Agustus 1, 2026 by Ody Yunanda
Krisis migrasi Ceuta memanas setelah bentrokan warga dan migran ilegal asal Maroko. Polisi dikerahkan menyusul meningkatnya ketegangan di kota.

Ceuta – Krisis migrasi Ceuta, kota otonom Spanyol yang berada di pesisir Afrika Utara, terus memanas. Kondisi tersebut memicu bentrokan antara warga setempat dan migran ilegal asal Maroko yang berupaya menerobos masuk melalui perbatasan.

Sejumlah media lokal melaporkan insiden antara warga dan para migran tersebut. Peristiwa itu juga terekam dalam sejumlah video yang beredar di media sosial, salah satunya video yang diunggah blogger asal Spanyol, David Santos, melalui platform X.

Baca juga: Serangan Terbaru AS di Iran Berlangsung Selama Dua Jam

Bentrokan Warga dan Migran di Ceuta

Dalam video yang beredar, terlihat aksi kejar-kejaran antara warga dan para migran di sejumlah ruas jalan Ceuta.

Mengutip Antara, Sabtu, 01/07/2026, Santos mengatakan warga keturunan Maroko yang telah lama tinggal di kawasan Ceuta turut mengusir para migran yang berusaha masuk ke Ceuta secara ilegal.

Baca juga: Kelompok Bersenjata Blokir Pasokan Bahan Bakar, Sekolah di Mali Tutup

Laporan media lokal Ceuta Actualidad menyebut sejumlah anggota grup WhatsApp bernama “Viva España” mengusulkan aksi bersama untuk memukuli para migran menggunakan tongkat.

Sementara itu, stasiun radio Cadena SER melaporkan sejumlah toko di Ceuta terpaksa menghentikan kegiatan operasionalnya demi alasan keamanan.

Baca juga: AS-Israel Siapkan Serangan Infrastruktur Energi Iran

Polisi Dikerahkan di Sejumlah Titik

Di tengah meningkatnya ketegangan, kepolisian nasional dan kepolisian daerah mengerahkan personel di berbagai lokasi.

Pengerahan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan aksi pencurian maupun kerusuhan seiring meningkatnya ketegangan dan kekhawatiran masyarakat.

Sebelumnya, Wali Kota Ceuta Juan Jesus Vivas menyatakan sekitar 60.000 warga Maroko memasuki Ceuta dalam kurun waktu 24 jam terakhir.

Berdasarkan laporan surat kabar El País, sedikitnya 57 migran meninggal dunia ketika berusaha menyeberang menuju Ceuta.

Komentar Batalkan balasan

BERITA TERKAIT

UE Sepakat Bantu Spanyol Perkuat Keamanan Perbatasan Ceuta

DUNIA

Serangan Terbaru AS di Iran Berlangsung Selama Dua Jam

DUNIA

Iran Klaim Tembak Jatuh 22 Drone, Tegaskan Perlawanan Skala Penuh

DUNIA

Berita Populer

Aceh World Time Logo
PORTAL BERITA TERDEPAN

Baca Berita Terkini & Terpercaya

Informasi akurat & transparan seputar Aceh & Nasional.

Kunjungi Website
INSTAGRAM OFFICIAL

Jangan Lewatkan Update Visual Menarik!

Follow @acehworldtimenews untuk berita harian tercepat.

Follow Instagram
AKSES BERITA 24 JAM

Kabar Terkini Dalam Genggaman Anda

Cepat, tajam, dan up-to-date setiap saat.

Baca Sekarang
©2026 Aceh World Time | Design: Newspaperly WordPress Theme
Aceh World Time Logo
Redaksi | Tentang kami | Pedoman Media Siber
Copyright © 2026 AWT