Aceh
Beranda » Di Tengah Kesibukan Pemerintahan, Wagub Aceh Fadhlullah Tempuh Studi Magister Manajemen di USK

Di Tengah Kesibukan Pemerintahan, Wagub Aceh Fadhlullah Tempuh Studi Magister Manajemen di USK

Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah menyerahkan paket ramadhan untuk masyarakat saat buka puasa bersama di Gedung MTQ Kabupaten Pidie Jaya, Kamis (12/3/2026). FOTO: Ist

PIDIE JAYA – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, tengah menempuh pendidikan program pascasarjana di Universitas Syiah Kuala (USK) sekaligus menjalankan tugas pemerintahan.

Informasi tersebut disampaikan Ketua Panitia Kegiatan Buka Puasa Bersama Partai Gerindra Aceh, Mahfudz Y. Loethan, saat memberikan sambutan di Gedung MTQ Kabupaten Pidie Jaya, kamis (12/3/2026).

Dalam kesempatan itu, Mahfudz mengungkapkan bahwa Ketua DPD Partai Gerindra Aceh tersebut mengikuti Program Studi Magister Manajemen dengan konsentrasi Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) di kampus yang menjadi kebanggaan masyarakat Aceh.

“InsyaAllah, Pak Ketua DPD Gerindra yang juga Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, akhir tahun ini akan menyandang gelar Magister Manajemen di Universitas Syiah Kuala,” ujar Mahfudz di depan para hadirin.

Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan komitmen pemimpin untuk terus meningkatkan kapasitas dan kualitas diri meskipun memegang jabatan penting. Tak hanya Fadhlullah, Mahfudz sendiri beserta sejumlah politisi Partai Gerindra Aceh lainnya juga menempuh pendidikan pascasarjana di program yang sama.

Perum BULOG Aceh Pastikan Ketersediaan Pangan Pokok Aman, Stok Beras Capai 54.378 Ton

“Beliau tidak sendiri, ada juga beberapa kader dan politisi Gerindra Aceh yang ikut bersama-sama menempuh pendidikan di sana,” jelasnya.

Mahfudz juga menambahkan bahwa setelah menyelesaikan magister, Fadhlullah berencana melanjutkan studi ke jenjang doktoral di USK dan tengah mempersiapkan diri untuk itu.

Semangat belajar para kader Gerindra tersebut diharapkan dapat menginspirasi generasi muda Aceh bahwa pendidikan merupakan investasi penting dalam membangun daerah. Kabar ini disambut antusias oleh masyarakat hadir, yang menilai langkah tersebut sebagai teladan bahwa proses belajar tidak mengenal batas usia maupun jabatan.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement