Pendidikan
Beranda » Hadiri Wisuda UWM, Sekda Aceh Tekankan Pentingnya Adaptasi dan Jiwa Wirausaha

Hadiri Wisuda UWM, Sekda Aceh Tekankan Pentingnya Adaptasi dan Jiwa Wirausaha

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, saat memberikan sambutan dalam acara Wisuda Sarjana ke-68 dan Pascasarjana ke-5 Tahun Akademik Ganjil 2025/2026 Universitas Widya Mataram, Sabtu (11/4/2026). Foto: Ist

YOGYAKARTA – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menegaskan bahwa lulusan perguruan tinggi tidak cukup hanya berbekal ijazah, tetapi juga harus mampu membaca peluang di tengah dinamika global yang terus berkembang.

Hal tersebut disampaikan Nasir saat memberikan sambutan pada Wisuda Sarjana ke-68 dan Pascasarjana ke-5 Tahun Akademik Ganjil 2025/2026 di Universitas Widya Mataram (UWM), Sabtu (11/4/2026).

Menariknya, dalam kesempatan tersebut Nasir hadir sebagai alumni UWM Program Studi Administrasi Negara angkatan 1994 yang kembali ke almamaternya untuk berbagi pengalaman dan motivasi kepada para wisudawan.

“Wisuda bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar,” ujar Nasir di hadapan para wisudawan.

Ia menekankan bahwa tantangan lulusan saat ini semakin kompleks. Dunia kerja yang kompetitif menuntut generasi muda memiliki keterampilan, kreativitas, serta kemampuan adaptasi yang tinggi, bukan sekadar mengandalkan gelar akademik.

Warga Aceh Bisa Ajukan Sanggahan Jika Belum Terdaftar JKA, Ini Mekanismenya

Selain itu, Nasir menyoroti pentingnya penguatan kewirausahaan sebagai kunci dalam menghadapi bonus demografi Indonesia yang diperkirakan mencapai puncaknya pada 2030.

Menurutnya, rasio kewirausahaan Indonesia yang masih berada di kisaran 3,29 persen menjadi catatan penting, mengingat sejumlah negara lain telah melampaui angka tersebut.

Di sisi lain, sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tetap menjadi tulang punggung ekonomi nasional dengan kontribusi lebih dari 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) serta menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja.

“Ke depan, tantangan kita bukan hanya menambah jumlah pelaku usaha, tetapi mendorong lahirnya wirausaha yang mampu naik kelas, inovatif, dan berdaya saing tinggi,” kata Nasir.

Ia mengingatkan bahwa bonus demografi dapat menjadi peluang besar sekaligus risiko jika tidak dikelola secara serius. Karena itu, generasi muda didorong untuk tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja.

Sekda Aceh Bersama KPK Bidik Capaian 95 Persen untuk MCSP 2025

Lebih lanjut, Nasir menekankan pentingnya integritas sebagai fondasi utama dalam meraih keberhasilan di berbagai bidang, baik sebagai aparatur, profesional, maupun pelaku usaha.

“Kejujuran, tanggung jawab, dan konsistensi antara perkataan dan perbuatan harus dijaga dalam setiap langkah,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Nasir menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan serta mengapresiasi Universitas Widya Mataram atas perannya dalam mencetak generasi unggul yang berdaya saing dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement