Skip to content
Logo
IG
HOME ACEH NASIONAL DUNIA POLITIK HUKUM OLAHRAGA BOLA PENDIDIKAN EKONOMI OPINI
LAINNYA ▾
KRIMINAL BUDAYA KESEHATAN WISATA EDITORIAL

Mahasiswa Pase Gelar Aksi Solidaritas, Soroti Dugaan Brutalitas Aparat dan Lambannya Pemulihan Pascabencana

Posted on April 10, 2026April 10, 2026 by admin
Sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam elemen Mahasiswa Pase menggelar aksi protes di kawasan Taman Riyadhah, Lhokseumawe, Jumat (10/4/2026).

LHOKSEUMAWE — Mahasiswa yang tergabung dalam komunitas Pase menggelar aksi solidaritas pada Jumat (10/4/2026). Aksi tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap dugaan brutalitas aparat terhadap Andri Yunus serta berbagai kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang dinilai belum terselesaikan.

Dalam aksi tersebut, massa mahasiswa menilai peristiwa yang dialami Andri Yunus bukan sekadar insiden, melainkan bagian dari praktik kekerasan yang masih terjadi di ruang sipil. Mereka juga menyoroti lemahnya penanganan hukum terhadap kasus tersebut.

Baca juga: Kabut Asap Karhutla Tembus Aceh, Mahasiswa USK Sentil Pemerintah: Jangan Cuma Mengimbau!

“Mandeknya proses hukum terhadap pelaku menjadi bukti lemahnya komitmen negara dalam menegakkan keadilan dan melindungi hak-hak warga sipil,” demikian pernyataan sikap mahasiswa dalam aksi tersebut.

Mahasiswa Pase menegaskan, jika kondisi tersebut terus dibiarkan, maka akan menjadi preseden buruk bagi demokrasi dan supremasi hukum, khususnya di Aceh.

Baca juga: BMKG Deteksi 36 Titik Panas di Wilayah Aceh, Sebagian Besar di Aceh Selatan

Selain isu HAM, massa aksi juga menyoroti lambannya penanganan pascabencana di Aceh. Mereka menilai hingga saat ini pemulihan di sejumlah wilayah terdampak bencana ekologis belum menunjukkan kemajuan signifikan.

“Banyak masyarakat masih hidup dalam keterbatasan, tanpa kepastian bantuan dan perhatian yang layak. Lambannya respons pemerintah memperlihatkan bahwa penderitaan rakyat kerap kali dikesampingkan,” lanjut pernyataan tersebut.

Baca juga: Kisruh DPRA Memanas, Mualem Siapkan Dua Nama Pengganti Pimpinan

Dalam aksinya, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya mengecam segala bentuk kekerasan aparat terhadap warga sipil, mendesak pengusutan tuntas kasus Andri Yunus secara transparan dan adil, serta menuntut penegakan HAM sebagai prinsip utama dalam kehidupan bernegara.

Mereka juga mendesak pemerintah untuk segera mempercepat proses pemulihan pascabencana secara menyeluruh dan berkeadilan.

Aksi solidaritas ini disebut sebagai bentuk pengingat bahwa suara rakyat tidak boleh dibungkam, serta pentingnya menjaga semangat kolektif dalam memperjuangkan keadilan.

“Solidaritas adalah kekuatan, dan perlawanan terhadap ketidakadilan harus terus dinyalakan,” tutup pernyataan mahasiswa.***

Komentar Batalkan balasan

BERITA TERKAIT

27 Tahun Tragedi Simpang KKA: Antara Ingatan, Trauma dan Narasi Sejarah yang Mulai Dilupakan

OPINI

Tiga Hari Operasi Patuh Seulawah 2025, Ratusan Pelanggar Ditindak di Lhokseumawe

ACEH

Aliansi Mahasiswa Aceh Pasee Desak DPR RI dan DPRA Buka Draf Resmi Revisi UUPA

ACEH

Berita Populer

Aceh World Time Logo
PORTAL BERITA TERDEPAN

Baca Berita Terkini & Terpercaya

Informasi akurat & transparan seputar Aceh & Nasional.

Kunjungi Website
INSTAGRAM OFFICIAL

Jangan Lewatkan Update Visual Menarik!

Follow @acehworldtimenews untuk berita harian tercepat.

Follow Instagram
AKSES BERITA 24 JAM

Kabar Terkini Dalam Genggaman Anda

Cepat, tajam, dan up-to-date setiap saat.

Baca Sekarang
©2026 Aceh World Time | Design: Newspaperly WordPress Theme
Aceh World Time Logo
Redaksi | Tentang kami | Pedoman Media Siber
Copyright © 2026 AWT